Kompas TV klik360 cerita indonesia

Gus Nur Ditangkap, Ansor dan Banser Siap Kawal Kasus Hingga Selesai

Minggu, 25 Oktober 2020 | 19:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ditangkapnya penceramah Sugi Nur Raharja atau Gus Nur oleh Bareskrim Mabes Polri mendapat tanggapan positif warga Nahdlatul Ulama di Jember, Jawa Timur.

Warga Nahdlatul Ulama anggap selain menebarkan ujaran kebencian, komentarnya dalam dialog di channel video youtube milik pakar hukum tata negara Refly harus tidak berdasarkan bukti yang benar.

Atas hal tersebut warga Nahdlatul Ulama khususnya di Jember melalui wakil ketua PC Nahdlatul Ulama Jember, hingga warga ansor dan banser siap mengawal kasus ini hingga selesai persidangan dan putusan hukum.

Segala bentuk komentar Gus Nur telah mencederai warga Nahdlatul Ulama dan tidak hanya soal personal namun mengarah ke organisasi dan kasus ini harus diselesaikan secara hukum yang benar tanpa ada upaya perdamaian karena ujaran kebencian yang dilakukan Gus Nur sudah sering terjadi.

Penulis : Theo Reza





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:43
WHO: VARIAN DELTA JENIS VIRUS KORONA TERCEPAT DAN TERKUAT, VAKSINASI HARUS DIPERCEPAT   VAKSIN COVID-19 SPUTNIK V TELAH DIGUNAKAN DI 40 NEGARA   WHO TEMUKAN MASALAH DI SITUS PRODUKSI VAKSIN COVID-19 BUATAN RUSIA, SPUTNIK V   MANTAN PRESIDEN FILIPINA BENIGNO AQUINO III MENINGGAL DUNIA SETELAH SAKIT BEKERPANJANGAN   MENHUB BUDI KARYA SUMADI SEBUT PENGEMBANGAN PELABUHAN ANGGREK DI GORONTALO DIMULAI TAHUN INI   BALE KOTA TASIKMALAYA DITUTUP SEMENTARA SELAMA SEPEKAN SETELAH PLT WALI KOTA M YUSUF POSITIF COVID-19   PLT WALI KOTA TASIKMALAYA M YUSUF POSITIF TERINFEKSI COVID-19   POLISI TANGKAP 200 SIMPATISAN RIZIEQ SHIHAB DI PN JAKARTA TIMUR, ADA YANG MEMBAWA SENJATA TAJAM   RIZIEQ SHIHAB AJUKAN BANDING ATAS VONIS 4 TAHUN PENJARA DALAM PERKARA KASUS TES USAP DI RS UMMI BOGOR   TERBUKTI SEBAR BERITA BOHONG DAN BUAT ONAR, RIZIEQ SHIHAB DIVONIS 4 TAHUN PENJARA DALAM KASUS TES USAP DI RS UMMI BOGOR   KEMENPERIN GANDENG ASOSIASI GAS INDUSTRI INDONESIA (AGII) JAGA PASOKAN OKSIGEN RS YANG MENANGANI COVID-19   IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA: 2.972 ANAK DI BANTEN POSITIF COVID-19, TERJANGKIT DARI ORANGTUA YANG ABAI PROKES   KEMENDIKBUD-RISTEK AKUI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI BANYAK DAERAH BELUM OPTIMAL KARENA BANYAK KENDALA   KEMENDIKBUD-RISTEK: JIKA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DILAKUKAN SAAT INI, MAKA BISA ATAS "LEARNING LOSS"