Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ulin Yusron Beberkan Cara Kerja Buzzer Hingga Sejumlah Pengakuannya yang.....

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 23:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pegiat media sosial yang kini menjabat sebagai Komisaris PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sempat hadir dalam program Kamar Rosi.

Kamar Rosi tayang hanya secara digital yang dipandu oleh host Rosianna Silalahi.

Ada sejumlah hal yang diperbincangkan oleh Rosi, sapaan akrab Rosianna Silalahi, dengan Ulin Yusron.

Baca Juga: Kisah Ulin Yusron yang Berani Banget sama Jokowi: Semua yang Pahit, Aku Sampaikan ke Pak Jokowi

Salah satu yang ditanyakan oleh Rosi adalah mengenai cara kerja buzzer.

"Jadi kan sebenarnya mengumpulkan orang yang punya pemahaman yang sama, yang sama-sama pendukung Jokowi atau sama-sama yang anti sama Jokowi bergerak dengan satu narasi yang sama," kata Ulin dalam program Kamar Rosi, Selasa (8/9/2020).

"Biasanya ada yang bagian memantau apa saja percakapan yang ramai di media sosial atau media massa. Kemudian merumuskan dan menyusun narasi tandingan, bantahan. Kemudian menyebarluaskannya dalam bentuk artikel atau meme atau videografis," tambah Ulin.

Baca Juga: Pernah Disinggung Soal Jadi Komisaris, Ulin Yusron: Kalau Angin Membawa ke Sana ya Gak Apa-apa

Lain hal, ada pun yang turut ditanyakan oleh Rosi kepada Ulin adalah sosok buzzer Jokowi yang lainnya hingga ucapan Ulin mengenai dirinya yang sebelumnya menolak Prabowo Subianto.

#UlinYusron #Prabowo #KomisarisITDC

Penulis : Desy Hartini


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:30
BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL: DIGITALISASI MEMPERMUDAH MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT, TERUTAMA SAAT PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO PASTIKAN WARGA AREA BAHAYA GUNUNG MERAPI SUDAH MENGUNGSI   KPK DALAMI PERAN DAN ARAHAN EKS MENSOS JULIARI BATUBARA DALAM PENGADAAN BANSOS UNTUK WILAYAH JABODETABEK   KPK INGATKAN SAKSI KASUS DUGAAN SUAP IZIN EKSPOR BENIH LOBSTER BERSIKAP KOOPERATIF SAAT DIPANGGIL PENYIDIK   PEMPROV JAWA BARAT SIAPKAN LAHAN PERTANIAN UNTUK 5.000 PETANI MILENIAL   KOMISI X DPR BENTUK PANITIA KERJA UNTUK KAWAL PENGANGKATAN GURU HONORER MENJADI ASN   POLISI SELIDIKI DUGAAN KORUPSI PAJAK REKLAME 2 ASN BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA TEGAL   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO AJAK SEMUA PIHAK MASIFKAN PENERAPAN E-COURT ATAU PERADILAN ELEKTRONIK   KEMENRISTEK KEMBANGKAN ALAT PENGUKUR ANTIBODI SETELAH DIVAKSIN COVID-19   DINKES DKI TEMUKAN 592 KLASTER KELUARGA PASCALIBUR NATAL DAN TAHUN BARU, SEBANYAK 1.265 ORANG POSITIF COVID-19   GUGUS TUGAS: ADA 47 KABUPATEN/KOTA DENGAN TINGKAT KETERPAKAIAN TEMPAT TIDUR RSD RUJUKAN COVID-19 DI ATAS 70%   DINAS KESEHATAN: VAKSINASI TAHAP KEDUA DIMULAI BESOK, SEBANYAK 9.150 NAKES DI KOTA BOGOR SIAP DISUNTIK VAKSIN   IDI TANGERANG SELATAN SEBUT PROSES PENAMBAHAN KAPASITAS RUMAH LAWAN COVID-19 HARUS DIKEBUT   PEMPROV DKI: ENAM LOKASI PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19 BISA TAMPUNG 17.900 JENAZAH