Kompas TV nasional sapa indonesia

Belajar Kasus Gus Nur, PBNU: Ciptakan Dialog yang Harmonis

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 22:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidowi memberikan respons atas kasus dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, hal tersebut tak teralalu berpengaruh terhadap PBNU dan menilai jika era media sosial akan banyak yang mudah tersinggung.

"Ini adalah jaman di mana media sosial itu merajalela, ujaran-ujaran kebencian yang terkadang kemudian digoreng menjadi lepas konteks dan seterusnya. Tetapi justru yang banyak tidak menerima itu adalah di masyarakat bawah dan tentu banyak yang tidak terima," kata Masduki kepada KompasTV, Rabu (24/10/2020).

Baca Juga: Keluarga Gus Nur Sudah Menduga Penangkapan Akan Terjadi

Selain itu, Masduki juga mengimbau masyarakat untuk taat dengan hukum yang berlaku.

Kendati demikian Masduki mengajak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dengan dialog-dialog yang harmonis dan tidak mencerca, serta menghindari ujaran yang meninggung orang lain.

Sugi Nur Raharja (Gus Nur) sosok yang sebelumnya dikenal sebagai penceramah diketahui ditangkap Bareskrim Mabes Polri atas dugaan ujaran kebencian bermotif sara terhadap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Lalu pembelaan apa yang disiapkan kuasa hukum Gus Nur serta apa respons dari PBNU?

Simak dialognya bersama Tim Kuasa Hukum Sugi Nur Raharja, Budiharjo, dan Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidowi.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:30
INDONESIA DORONG PENYELESAIAN NOTA KESEPAHAMAN DENGAN MALAYSIA PERIHAL PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEMENLU PULANGKAN 43 PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG DIDUGA KORBAN PERDAGANGAN ORANG DI ARAB SAUDI   SEPANJANG 2020, DENSUS 88 TANGKAP 32 ORANG TERDUGA TERORISME JARINGAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR (MIT)    PUSKESMAS TEJA, PAMEKASAN, JATIM, DITUTUP SELAMA 2 PEKAN SETELAH 3 TENAGA MEDIS POSITIF KORONA   DINKES GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, IZINKAN 42 PASIEN POSITIF KORONA JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH   SEBANYAK 14 ANGGOTA KPPS GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 9 ANGGOTA DEWAN ARSITEK INDONESIA RESMI DIKUKUHKAN   WAPRES MA'RUF AMIN PASTIKAN MERGER 3 BANK SYARIAH DIDUKUNG SDM YANG MUMPUNI   DINKES KUDUS, JATENG: 1 LAGI GURU SMPN 3 JEKULO MENINGGAL KARENA KORONA, TOTAL ADA 4 GURU MENINGGAL   GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT JABAR DIPREDIKSI KRISIS PANGAN PADA 2021   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO PROYEKSIKAN PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN TAHUN DEPAN MENCAPAI 9%   POSITIF TERINFEKSI COVID-19, MENAKER IDA FAUZIYAH JADI MENTERI KEEMPAT YANG TERKENA KORONA   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO DILAPORKAN KE OMBUDSMAN KARENA TAK MERESPONS DESAKAN REVISI PP TENTANG TEMBAKAU   GELAR OTT, KPK TANGKAP BUPATI BANGGAI LAUT, SULTENG, WENNY BUKAMO