Kompas TV nasional berita kompas tv

Waspada Corona Melonjak Usai Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 21:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Libur panjang di depan mata. Akhir Oktober nanti akan ada libur panjang akhir pekan mulai Rabu, 28 Oktober - Minggu, 1 November.

Libur panjang kali ini sesuai ketetapan pemerintah tentang cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peningkatan pergerakan masyarakat yang mengisi libur panjang akhir pekan dikhawatirkan akan sejalan dengan penambahan kasus positif corona dan juga klaster liburan.

Presiden Jokowi dalam rapat terbatas antisipasi penyebaran corona pada Senin lalu mengingatkan semua pihak agar bisa bersama-sama mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus corona di Indonesia.

Sejalan dengan arahan presiden, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga meminta semua pihak khususnya satgas Covid-19 di Jawa Barat untuk memperketat protokol kesehatan khususnya di titik-titik yang menjadi tempat wisata.

Banyaknya warga yang liburan dengan mudik ke kampung halaman menjadi salah satu faktor munculnya klaster liburan dan juga klaster keluarga.

Dampak peningkatan jumlah kasus corona tentu akan sangat dirasakan oleh daerah asal pemudik dan juga daerah yang menjadi tujuan pemudik.  

Mengantisipasi kejadian serupa, sejumlah kepala daerah meminta warganya agar liburan di rumah dan tidak mudik.

Penambahan kasus positif corona pasca libur panjang pernah terjadi pada libur lebaran dan juga libur panjang peringatan HUT RI pada Agusutus lalu.

Pada libur panjang lebaran Juli lalu terjadi peningkatan kasus corona secara nasional sebesar 69-93 persen.

Sementara pasca libur panjang Agutus lalu terjadi peningkatan kasus corona sebesar 118 persen.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:45
AKTIVITAS GUNUNG SEMERU MENINGKAT, BANDARA ABDULRACHMAN SALEH DI MALANH, JATIM, TETAP BEROPERASI NORMAL   BMKG: DALAM EMPAT HARI TERAKHIR KABUPATEN PARIGI MOUTONG, SULTENG, DAN SEKITARNYA DIGUNCANG 25 KALI GEMPA   KPK TELAH LIMPAHKAN PENYIDIKAN KASUS DUGAAN KORUPSI DAN GRATIFIKASI MANTAN BUPATI BOGOR RACHMAT YASIN KE JAKSA   PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK RAHADIANSYAH MINTA PEMDA FOKUS PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT LIBUR NATAL & TAHUN BARU   WAPRES MA'RUF AMIN BERHARAP FORUM ZAKAT DUNIA DAPAT MEMBANTU PEMULIHAN EKONOMI DUNIA PASCA PANDEMI COVID-19   ANTISIPASI KASUS COVID-19 NAIK, WALI KOTA BEKASI TAMBAH TEMPAT TIDUR DI RUANG ISOLASI DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA   POLISI PERIKSA RT HINGGA CAMAT TANAH ABANG TERKAIT ACARA PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB YANG MENIMBULKAN KERUMUNAN   PERLUDEM MEMINTA PEMERINTAH PERKUAT KOORDINASI MITIGASI POTENSI PENULARAN COVID-19 SAAT PILKADA SERENTAK 2020   PEMKOT SOLO TUTUP SEMENTARA PASAR GEDE SISI TIMUR SELAMA SEPEKAN SETELAH 11 PEDAGANG DINYATAKAN POSITIF COVID-19   KADINKES DKI WIDYASTUTI SEBUT WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA POSITIF COVID-19 MESKI TIDAK BERGEJALA ATAU OTG   PRESIDEN JOKOWI MEMINTA KAPOLRI USUT TUNTAS JARINGAN PELAKU TEROR DI KABUPATEN SIGI HINGGA KE AKARNYA   PRESIDEN JOKOWI MENGUTUK KERAS SEGALA BENTUK TINDAK TEROR & DI LUAR BATAS KEMANUSIAAN DI KABUPATEN SIGI   PEMERINTAH MENJAMIN KEAMANAN WARGA PASCAPERISTIWA PEMBUNUHAN DI KABUPATEN SIGI   MARSEKAL HADI TJAHJANTO SIAPKAN PASUKAN KHUSUS TNI UNTUK BURU PELAKU PEMBUNUHAN DI KABUPATEN SIGI, SULTENG