Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pernah Disinggung Soal Jadi Komisaris, Ulin Yusron: Kalau Angin Membawa ke Sana ya Gak Apa-apa

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 21:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk pegiat media sosial Ulin Ni'am Yusron sebagai Komisaris PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Ulin Yusron yang juga dikenal sebagai salah satu relawan Presiden Joko Widodo ini menempati posisi Komisaris Independen di perusahaan pelat merah yang bergerak pada bidang pengembangan pariwisata.

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Ulin Yusron Jadi Komisaris di ITDC

Sebelumnya, Ulin, sapaan akrabnya, pernah diundang dalam program Kamar Rosi yang dipandu oleh host Rosianna Silalahi.

Kala itu, Rosi mempertanyakan Ulin yang membela Jokowi, tetapi tidak dibayar. Bahkan Rosi sempat menyinggung soal orang lain yang justru sudah menjadi komisaris.

"Tapi masa sih lo bela-belain Presiden Jokowi sedemikian rupa, tapi masa lo enggak dapet bayaran apa-apa? Yang lain sudah jadi komisaris. Kok kamu enggak jadi komisaris?" tanya Rosi dalam program Kamar Rosi, Selasa (8/9/2020).

Ulin pun sontak tertawa mendengar pertanyaan tersebut.

"Aku ini apa namanya, nasib yang belum berpihak. Aku ini selalu terancam kaya, terancam terus," ujar Ulin.

Namun, Rosi tidak mengerti dan bertanya maksud dari pernyataan Ulin.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi Perum Bulog, 5 Direktur Diberhentikan Budi Waseso Bertahan

"Terancam kaya ya belum kaya, Ci (Oci, sapaan Ulin untuk Rosi). Ora mudeng lho. Tapi belum. Saya yakin kalo ketulusan, keikhlasan, kebesaran hati itu pasti akan membawa ke muara," kata Ulin.

"Pak Erick Thohir, ada yang lagi nyolek," ujar Rosi.

"Oraaa," kata Ulin.

"Pak Pratikno, ada yang lagi nyolek," lanjut Rosi.

"Eh enggak yo, itu kan sudah ada pembagian tugas. Tugas saya memang gini-gini untuk menghibur. Aslinya kan saya bukan yang diisukan banyak orang," kata Ulin.

Lebih lanjut, Rosi justru bertanya apakah Ulin memiliki keinginan untuk menjadi komisaris. 

Berikut jawaban lengkap Ulin Yusron dalam program Kamar Rosi.

#UlinYusron #ITDC #ErickThohir

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:35
BARCELONA DIDENDA RP 50,5 JUTA AKIBAT SELEBRASI YANG DILAKUKAN LIONEL MESSI SAAT MELAWAN OSASUNA   PBB SEBUT KELOMPOK MILITAN BOKO HARAM BANTAI 110 PETANI DI NIGERIA PADA AKHIR PEKAN LALU   PRESIDEN TERPILIH AS JOE BIDEN CEDERA PERGELANGAN KAKI SAAT BERMAIN DENGAN ANJING PELIHARAANNYA   PENDAKIAN GUNUNG SEMERU DITUTUP HINGGA BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN SETELAH AKTIVITAS VULKANIS MENINGKAT   KEPALA BPPTKG HANIK HUMAIDA PERKIRAKAN ERUPSI GUNUNG MERAPI BERSIFAT EFUSIF ATAU LELEHAN   DKPP GELAR SIDANG PEMERIKSAAN DUGAAN PELANGGARAN KODE ETIK TERHADAP KETUA DAN ANGGOTA KPU & BAWASLU KETAPANG, KALBAR   GUBERNUR GORONTALO RUSLI HABIBIE MINTA SATGAS COVID-19 LAKUKAN KARANTINA TERPUSAT BAGI 16 GURU POSITIF KORONA   MENGECAM KERAS AKSI TEROR DI SIGI, KETUA DEWAN MASJID INDONESIA JUSUF KALLA MINTA POLISI TUMPAS TUNTAS TERORISME   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD PASTIKAN PEMERINTAH AKAN AMBIL TINDAKAN TEGAS TERHADAP PELAKU TEROR DI SIGI, SULTENG   DEVISA NEGARA YANG DIHASILKAN OLEH EKSPOR BAHAN BAKU BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA MENCAPAI RP 6,8 T PER TAHUN   JADI KOMODITAS EKSPOR, BAHAN BAKU BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA DI JAWA TENGAH MULAI LANGKA   RUANG ISOLASI PASIEN KORONA DI 5 RS RUJUKAN DI KULON PROGO, DIY, PENUH SEJAK KLASTER DUKCAPIL MUNCUL   RS UMMI AKUI ADA KELEMAHAN DI SISTEM INTERNAL DAN MEMINTA MAAF SOAL KASUS TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   KEMENSOS BERI INSENTIF MODAL USAHA RP 3,5 JUTA KE 10.000 KELUARGA PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN GRADUASI