Kompas TV nasional berita kompas tv

Ada Keraguan Terhadap Vaksin Corona?

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:03 WIB

KOMPAS.TV - Penerimaan publik terhadap vaksin corona di Indonesia masih rendah, padahal pemerintah telah memastikan ketersediaan 9.1 juta dosis vaksin corona hingga akhir tahun 2020 meskipun uji klinis fase ketiga belum tuntas.

Bagaimana meyakinkan publik bahwa keamanan vaksin corona terjamin? Dan bagaimana sebaiknya pemerintah membangun komunikasi publik atas pengadaan vaksin?

Dalam upaya mengatasi pandemi corona, pemerintah menargetkan akan memberikan vaksin sedikitnya kepada 160 juta orang untuk memenuhi perhitungan pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok.

Dalam jangka pendek, pemerintah memproyeksi segera menerima 9.1 juta dosis vaksin corona buatan produsen China, antara November hingga Desember 2020.

Nantinya, ketersediaan vaksin corona tahap awal ini akan diberikan sesuai prioritas kelompok penerima yang telah disusun Kementerian Kesehatan dengan catatan sudah ada kepastian keamanan vaksin dari BPOM dan kepastian kehalalan vaksin dari MUI.

Namun demikian, berdasarkan hasil survei yang dilakukan laporcovid19.org, didapati bahwa tingkat penerimaan publik terhadap vaksin corona di Indonesia masih rendah.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:21
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN