Kompas TV klik360 cerita indonesia

Setahun Jokowi Ma'ruf, Apa Penilaian Warga?

Rabu, 21 Oktober 2020 | 23:36 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Satu tahun sudah Jokowi Ma’ruf menjalankan tugas sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sejak dilantik pada 20 Oktober 2020 lalu.

Beragam penilain datang dari masyarakat Indonesia.

Sumardianto adalah seorang pegawai swasta. Ia merasa cukup puas dengan kepemimpinan Jokowi Ma’ruf, karena dampak bantuan pra kerja yang dirasakan cukup besar.

"Alhamdulillah ya saya sih puas soalnya saya dapat yang bantuan pra kerja itu lumayan kalau kekurangannya ya biar dinilai sendiri aja lah ya”, ungkap Sumardianto.

Senada dengan Sumardoanto, Khonas yang merupakan seorang pegawai negeri juga merasa puas. Menurutnya, pembangunan transportasi saat ini dinilai bagus.

"Kalau menurut saya sih ya lumayan puas. Terutama soal pembangunan transportasi ini sangat membantu saya sebagai pekerja lapangan”, pungkasnya.

Baca Juga: Beri Rapor Merah, Ini Tuntutan Mahasiswa di Kalsel Untuk Jokowi-Ma'ruf

Meski demikian, Khonas juga mencatatkan kekurangan yang dirasakan. Baginya, pertumbuhan di daerah masih kurang.

“Pembangunan-pembangunan daerah itu masih banyak yang miskin saya dari Jogja saya lihat di daerah masih banyak yang belum terbantu", tuturnya.

Selain adanya masyarakat yang puas, sebagian masyarakat lain merasa kurang puas dengan kinerja Jokowi Ma’ruf.

Yardin salah satunya. Seorang pegawai swasta ini menilai, komunikasi pemerintah terhadap publik cenderung kurang. Banyak pesan-pesan bias yang disampaikan.

"Dibilang puas sih belum cuma utamanya ya soal komunikasi aja sih karna kan banyak berita berita yang hoax atau berita bohong itu karena juga komunikasi dari pemerintahnya yang kadang ada beberapa yang agak rancu” ungkapnya. 

 

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:19
MENKOMINFO MINTA PEMBLOKIRAN BERITA BOHONG DI RUANG DIGITAL JANGAN DIARTIKAN ANTIDEMOKRASI   BRIGJEN TNI AGUS SUBIYANTO JABAT KOMANDAN PASPAMPRES GANTIKAN MAYJEN TNI MARULI SIMANJUNTAK   KEMENPAN RB: SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA BISA DIIKUTI GURU HONORER BERUSIA 20-59 TAHUN   KEMENPAN RB MENCATAT 174.077 FORMASI GURU DIUSULKAN PEMDA JADI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA   MENDIKBUD MINTA PEMDA AJUKAN SEBANYAK MUNGKIN GURU HONORER UNTUK JADI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA   WALI KOTA BIMA ARYA SUGIARTO MINTA TENAGA PENGAJAR DITES USAP SEBELUM KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA DIMULAI   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA PEMILIH PILKADA BERSTATUS KOMORBID & LANSIA DIBERI PERLAKUAN KHUSUS   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KPU DAERAH SEGERA GELAR SIMULASI PEMUNGUTAN SUARA PILKADA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA MENJAWAB 46 PERTANYAAN SOAL KERUMUNAN DI ACARA RIZIEQ SHIHAB    WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA DIPERIKSA POLRI 8 JAM UNTUK KLARIFIKASI KERUMUNAN DI ACARA RIZIEQ SHIHAB   DANKOOPSSUS TNI: SEBAGAI KOMPONEN PERTAHANAN NEGARA, TIDAK AKAN BIARKAN AKSI TERORISME MENGHANTUI   KOMANDO OPERASI KHUSUS TNI GELAR LATIHAN PENANGGULANGAN TEROR DALAM RANGKA PENGAMANAN VVIP TA 2020    PANGDAM JAYA MAYJEN DUDUNG ABDURACHMAN ANCAM TANGKAP ORANG YANG PASANG LAGI SPANDUK RIZIEQ SHIHAB   PANGDAM JAYA MAYJEN DUDUNG ABDURACHMAN TEGASKAN PENURUNAN SPANDUK RIZIEQ SHIHAB SESUAI PROSEDUR