Kompas TV nasional pilkada serentak

Simak! 15 Hal Baru di TPS Saat Pilkada Serentak 2020

Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:15 WIB
simak-15-hal-baru-di-tps-saat-pilkada-serentak-2020
Ilustrasi pemilih sedang mengikuti simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di Lapangan PTPN, Cilenggang, Serpong, Tangsel, Sabtu (12/9/2020) (Sumber: tribunnews.com )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelaksanaan Pilkada 2020 akan berlangsung secara serentak pada 9 Desember 2020. Pelaksanaan Pilkada ini dalam situasi pandemi Corona. Maka dari itu, KPU berupaya mempersiapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi kepada pemilih untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Setidaknya ada 15 hal baru yang harus diperhatikan dalam memilih di TPS nanti, seperti dilansir dari Kompas.com (18/10/2020) berikut ini:

  1. Jumlah pemilih maksimal 500 pemilih per-TPS
  2. Pengaturan jam kehadiran pemilih ke TPS setiap jam untuk sekian pemilih.
  3. Pengaturan jaga jarak bagi pemilih saat antre atau berada dalam TPS
  4. Dilarang bersalaman, terutama antara petugas KPPS dengan pemilih juga termasuk bersalaman sesama pemilih.
  5. Disediakan perlengkapan cuci tangan portable di TPS.
  6. Petugas KPPS menggunakan masker selama bertugas (disediakan masker pengganti sebanyak 3 buah) pemilih juga wajib menggunakan masker.
  7. Petugas KPPS menggunakan sarung tangan selama bertugas. Pemilih disediakan sarung tangan plastik sekali pakai di TPS.
  8. Petugas KPPS mengenakan face shield selama bertugas.
  9. Setiap pemilih diharapkan membawa alat tulis sendiri dari rumah untuk menuliskan atau memberikan tanda tangan dalam daftar hadir.
  10. Disediakan tisu kering untuk pemilih yang selesai mencuci tangan sebelum dan sesudah mencoblos di TPS.
  11. Petugas KPPS yang bertugas di TPS harus menjalani rapid test sebelum bertugas.
  12. Setiap pemilih yang akan masuk ke TPS dicek suhu tubuhnya.
  13. Lingkungan TPS didesinfeksi sebelum dan sesudah proses pemungutan dan perhitungan suara.
  14. Setiap pemilih yang selesai mencoblos tak lagi celupkan jari ke dalam botol tinta. Tinta akan diteteskan oleh petugas.
  15. Jika ada pemilih bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius, maka dipersilakan mencoblos di bilik suara khusus yang ada di lingkungan TPS tersebut.

Penulis : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:54
BALAI KONSERVASI BOROBUDUR TUTUP 56 STUPA MENGGUNAKAN TERPAL UNTUK ANTISIPASI DAMPAK HUJAN ABU VULKANIK   BELUM BUKA LOWONGAN, PT TRANSJAKARTA: HATI-HATI PENIPUAN   WAGUB DKI MINTA PRESIDEN JOKOWI BUAT KEBIJAKAN UNTUK TEKAN ANGKA PENULARAN COVID-19 SAAT LIBUR AKHIR TAHUN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY CEK RSUD JAYAPURA YANG AKAN MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PON 2021   MENTERI BASUKI HADIMULJONO GANDENG KPK DALAM MENGELOLA ANGGARAN INFRASTRUKTUR SEBESAR RP 150 TRILIUN   KASUS KORONA DI DKI TINGGI, SATGAS COVID-19 MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN TINDAK PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   KPK AJUKAN 600 IZIN PENYADAPAN UNTUK PANTAU PILKADA HINGGA ANGGARAN COVID-19   JELANG PENCOBLOSAN PILKADA, MENDAGRI MINTA DINAS DUKCAPIL TIDAK PERSULIT WARGA YANG INGIN MEMBUAT KTP ELEKTRONIK   GUBERNUR SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO PERSILAKAN KPK USUT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN STADION MANDALA KRIDA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN BERPOTENSI NAIKKAN PENULARAN KORONA   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, GUBERNUR GANJAR PRANOWO USULKAN LIBUR AKHIR TAHUN DITIADAKAN   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE SEBUT TOMMY SUMARDI SEMPAT TELEPON WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN DI HADAPANNYA   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE SEBUT TOMMY SUMARDI MENGAKU TEMUI DIRINYA ATAS RESTU DARI KABARESKRIM POLRI   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE BERTEMU TOMMY SUMARDI BERSAMA BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DI RUANG KERJANYA