Kompas TV regional berita daerah

Skenario Pencoblosan Pilkada Makassar 2020

Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:56 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Demi cegah penyebaran covid-19 saat pencoblosan  pada sembilan desember mendatang  kpu makassar akan menerapkan sejumlah aturan baru . Aturan baru ini akan menerapkan protokol kesehatan saat warga memberikan hak suara mereka di t-p-s . Seperti apa skenario pencoblosan nantinya . Berikut penjelasan komisoner kpu makassar  endang sari .

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menjelaskan, sebelum pencoblosan semua lokasi tempat pungutan suara (TPS) akan disemprot disinfektan terlebih dahulu untuk memastikan benar-benar bersih. Kemudian, jumlah pemilih di TPS juga dibatasi hanya 500 orang dari sebelumnya yang mencapai 800 orang.

“Kami terapkan hal-hal baru. Karena desain TPS berbeda dari pemilihan sebelumnya,”ujar Endang ketika dihubungi Djournalist.com melalui pesan WhatsApp,Jumat 16 Oktober 2020.

“Sedangkan untuk waktu pencoblosan kami tunggu regulasi resminya dari pusat,”jelas Endang.

ada 10 point hal baru saat pencoblosan di TPS pada tanggal 9 Desember: 1. Ukuran TPS dibuat dengan mengatur jarak antar petugas dan pemilih.
2. jarak tempat duduk paling kurang 1 meter. 3. perlengkapan pemungutan suara secara berkala disemprot disinfektan. 4. ada perlengkapan tambahan yang harus tersedia yaitu tempat cuci tangan dengan air mengalir, sabun, alat semprot disinfektan. 5. KPPS akan membagikan sarung tangan sekali pakai kepada pemilih. 6. Sebelum memasuki TPS, pemilih akan diperiksa suhu tubuhnya oleh KPPS. 7. Pemilih datang ke TPS wajib pakai masker, bila tidak pakai maka KPPS akan membagikan masker khusus u pemilih yang tidak pake masker. 8. Tanda telah mencoblos tidak lagi mencelupkan tangan ke tinta tapi tintanya diteteskan. 9. KPPS melakukan penyemprotan disenfektan secara berkala pada Paku yang digunakan mencoblos.
10. KPPS menggunakan APD lengkap.

#KPUMAKASSAR
#PILKADA2020
#TPS

 

Penulis : KompasTV Makassar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:36
BALAI KONSERVASI BOROBUDUR TUTUP 56 STUPA MENGGUNAKAN TERPAL UNTUK ANTISIPASI DAMPAK HUJAN ABU VULKANIK   BELUM BUKA LOWONGAN, PT TRANSJAKARTA: HATI-HATI PENIPUAN   WAGUB DKI MINTA PRESIDEN JOKOWI BUAT KEBIJAKAN UNTUK TEKAN ANGKA PENULARAN COVID-19 SAAT LIBUR AKHIR TAHUN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY CEK RSUD JAYAPURA YANG AKAN MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PON 2021   MENTERI BASUKI HADIMULJONO GANDENG KPK DALAM MENGELOLA ANGGARAN INFRASTRUKTUR SEBESAR RP 150 TRILIUN   KASUS KORONA DI DKI TINGGI, SATGAS COVID-19 MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN TINDAK PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   KPK AJUKAN 600 IZIN PENYADAPAN UNTUK PANTAU PILKADA HINGGA ANGGARAN COVID-19   JELANG PENCOBLOSAN PILKADA, MENDAGRI MINTA DINAS DUKCAPIL TIDAK PERSULIT WARGA YANG INGIN MEMBUAT KTP ELEKTRONIK   GUBERNUR SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO PERSILAKAN KPK USUT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN STADION MANDALA KRIDA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN BERPOTENSI NAIKKAN PENULARAN KORONA   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, GUBERNUR GANJAR PRANOWO USULKAN LIBUR AKHIR TAHUN DITIADAKAN   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE SEBUT TOMMY SUMARDI SEMPAT TELEPON WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN DI HADAPANNYA   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE SEBUT TOMMY SUMARDI MENGAKU TEMUI DIRINYA ATAS RESTU DARI KABARESKRIM POLRI   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE BERTEMU TOMMY SUMARDI BERSAMA BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DI RUANG KERJANYA