Kompas TV regional berita daerah

Dinilai Menghina Nahdlatul Ulama, Nur Sugi Kembali Dilaporkan ke Polisi oleh Warga NU

Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:39 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Sejumlah warga Nahdlatul Ulama melaporkan penceramah Gus Nur Sugi alias Nur Raharja ke Polres Jember Jawa Timur pada Senin (19/10). Pelapor menilai komentar Gus Nur di video channel youtube milik pakar hukum tata negara, Refly Harun mengandung ujaran kebencian dan menghina warga Nahdlatul Ulama.

Pelapor, Ayub Junaidi mengatakan bahwa laporan yang ditujukan kepada Gus Nur Sugi alias Nur Raharja berdasarkan cuplikan di channel video youtube milik pakar hukum tata negara Refly Harun.

Baca Juga: Kasus Video Hina NU, Gus Nur Dituntut 2 Tahun Penjara

Dalam video tersebut, Nur Sugi mengatakan bahwa organisasi Nahdlatul Ulama seperti bus umum yang sopirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal ugalan dan penumpangnya kurang ajar.

Bahkan Nur Sugi juga menyebutkan seluruh isi bus adalah liberal dan komunis. Komentar tersebut dianggap telah melukai warga Nahdlatul Ulama dan mengandung ujaran kebencian yang harus ditindak secara hukum/ karena dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga: Gus Nur Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Fran Delanta Kembaren mengatakan bahwa pihak Kepolisian akan mengkaji laporan tersebut dan berkoordinasi dengan Polda Jatim serta Mabes Polri, mengingat rekaman dialog tersebut dilakukan di Jakarta.

Saat ini petugas Kepolisian Resor Jember memeriksa berdasarkan barang bukti video yang disertakan sebagai barang bukti laporan.

 

#WargaNU #NadlatulUlama #NurSugi #GusNur #PolresJember

Penulis : KompasTV Jember



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:08
INDONESIA DORONG PENYELESAIAN NOTA KESEPAHAMAN DENGAN MALAYSIA PERIHAL PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEMENLU PULANGKAN 43 PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG DIDUGA KORBAN PERDAGANGAN ORANG DI ARAB SAUDI   SEPANJANG 2020, DENSUS 88 TANGKAP 32 ORANG TERDUGA TERORISME JARINGAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR (MIT)    PUSKESMAS TEJA, PAMEKASAN, JATIM, DITUTUP SELAMA 2 PEKAN SETELAH 3 TENAGA MEDIS POSITIF KORONA   DINKES GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, IZINKAN 42 PASIEN POSITIF KORONA JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH   SEBANYAK 14 ANGGOTA KPPS GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 9 ANGGOTA DEWAN ARSITEK INDONESIA RESMI DIKUKUHKAN   WAPRES MA'RUF AMIN PASTIKAN MERGER 3 BANK SYARIAH DIDUKUNG SDM YANG MUMPUNI   DINKES KUDUS, JATENG: 1 LAGI GURU SMPN 3 JEKULO MENINGGAL KARENA KORONA, TOTAL ADA 4 GURU MENINGGAL   GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT JABAR DIPREDIKSI KRISIS PANGAN PADA 2021   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO PROYEKSIKAN PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN TAHUN DEPAN MENCAPAI 9%   POSITIF TERINFEKSI COVID-19, MENAKER IDA FAUZIYAH JADI MENTERI KEEMPAT YANG TERKENA KORONA   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO DILAPORKAN KE OMBUDSMAN KARENA TAK MERESPONS DESAKAN REVISI PP TENTANG TEMBAKAU   GELAR OTT, KPK TANGKAP BUPATI BANGGAI LAUT, SULTENG, WENNY BUKAMO