Kompas TV regional berita daerah

Begini Cara UPI Menghormati Guru Besar

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:27 WIB

BANDUNG. KOMPAS. TV - Universitas pendidikan indonesia atau UPI, menggelar pidato kehormatan untuk menghormati para guru besar yang telah mendedikasikan ilmunya untuk upi selama puluhan tahun. Hal ini sebagai bentuk apresiasi upi, kepada empat guru besar yang telah memasuki purna bakti.

 

Empat guru besar upi menyampaikan pidato kehormatan di gedung gymnasium upi  jalan setiabudi kota bandung  selasa pagi.

Keempat guru besar yang menyampaikan pidato purnabakti diantaranya  adalah prof. dr. h. sunaryo kartadinata,  prof. dr. h. endang denial prof. dr. h. djam'an satori, dan prod, h. fuad abdul wahab.

Beberapa gagasan disampaikan oleh empat guru besar  diantaranya tentang "otokritik dan romantisme  sambung rasa antar generasi, yang disampaikan oleh sunaryo.

Sementara gagasan endang adalah,  ekonomi civic untuk membina warga negara kreatif beberapa konsep ekonomi warga negara dalam membina partisipasi kreatif pada zaman ri 4.0.

Sedangkan djam'an menyampaikan gagasan tentang  "konstruksi keilmuan, profesionalisasi administrasi pendidikan dan pengetahuan kelembagaan perguruan tinggi.

Sementara fuad menyampaikan gagasannya tentang "pendidikan guru bahasa inggris dalam pergeseran kebijakan di Indonesia.

Pidato kehormatan guru besar upi merupakan refleksi panjang,  sekaligus kontemplasi seorang guru. Yakni tentang bagaimana seorang guru dan profesor menjalani tugasnya dengan ketajaman memilih fokus dan tujuan.

Acara ditutup dengan  pemberian piagam penghargaan oleh rektor upi prof dr m solehuddin  kepada guru besar yang telah memasuki masa purna bakti.

Untuk lebih tahu berita terup date seputarJawa Barat, bisa klink link di bawah .

IG :https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube :https://www.youtube.com/c/kompastvjawabarat/

Twitter :https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook :https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

 

Penulis : KompasTV Bandung



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:59
TARGETKAN 77,5 PERSEN PARTISIPASI PADA PILKADA 2020, KPU GANDENG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT   KPK PANGGIL SEMBILAN SAKSI DALAM KASUS KORUPSI STADION MANDALA KRIDA YOGYAKARTA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SELEKSI GURU PPPK DILAKUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN   MENKEU SRI MULYANI SEBUT TERUS JAGA APBN TETAP SEHAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19   WAPRES MINTA MENTERI BUMN CARI MODEL BISNIS YANG BISA MENGEMBANGKAN BANK WAKAF MIKRO   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: INDUSTRI MANUFAKTUR RI MASIH DALAM KESIAPAN AWAL MENUJU PENERAPAN INDUSTRI 4.0   MENAKER IDA FAUZIYAH: PANDEMI COVID-19 CIPTAKAN TATANAN DUNIA KERJA BARU   PHRI: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DAPAT PULIHKAN PARIWISATA DAERAH   WAKIL KETUA KOMISI IX: PENGURANGAN LIBUR AKHIR TAHUN UNTUK CEGAH KERUMUNAN   SERIKAT PETANI INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   PEMKAB BANYUMAS BENTUK TIM "TASK FORCE" UNTUK BUBARKAN KERUMUNAN YANG BERPOTENSI JADI KLASTER COVID-19   SEKOLAH TATAP MUKA SAAT PANDEMI, KADISDIK KALBAR SUGENG HARIADI: ORANGTUA BERHAK TAK IZINKAN ANAKNYA MASUK SEKOLAH   KEPALA DISDIKPORA KARAWANG ASEP JUNAEDI SEBUT SEKOLAH DI KARAWANG SIAP BERLAKUKAN BELAJAR TATAP MUKA   BPOM BANTU TINGKATKAN KAPASITAS REGULATOR PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN PALESTINA