Kompas TV klik360 cerita indonesia

Polisi Sebut, 80 Persen Demonstran Pembuat Kerusuhan Adalah Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Polisi mengakui telah melakukan tindakan preventif terkait demo Undang-Undang Cipta Kerja yang berlangsung ricuh.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengakui, sebenarnya demonstrasi berjalan dengan damai.

Meski demikian, pasca demostrasi, ada sejumlah massa yang sengaja ingin berbuat kerusuhan.

Hal ini ia sampaikan melalui konfrensi pers (20/10).

Demonstrasi sebenarnya damai, mau saat akan selesai ini ada lintas ganti. Lintas ganti ini lah orang-orang yang memang niatnya melakukan kerusuhan”, ungkap Yusri saat memberikan keterangan pers (20/10).

Baca Juga: Massa Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Mulai Berkumpul di Patung Kuda

Ia menambahkan, sebagian besar dari demonstran tersebut adalah para pelajar. Ajakan untuk berunjuk rasa tersebut datang dari media sosial. 

“80 persen adalah anak2 sekolah, anak SMK. Bahkan ada anak SD. Dari dari 80 persen itu, kita cek lagi, ternyata 95 persen itu adl SMK”, tambahnya.

Polisi mengaku telah berkoordinasi dengan orang tua, sekolah dan dinas pendidikan untuk bisa mengontrol siswa dari tindakan anarkisme tersebut. 

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:53
MENKOMINFO MINTA PEMBLOKIRAN BERITA BOHONG DI RUANG DIGITAL JANGAN DIARTIKAN ANTIDEMOKRASI   PEMKOT SOLO TETAPKAN UPAH MINIMUM KOTA TAHUN 2021 SEBESAR RP 2.013.810 ATAU NAIK 2,94 PERSEN    KEMENPAN RB: SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA BISA DIIKUTI GURU HONORER BERUSIA 20-59 TAHUN    KEMENPAN RB MENCATAT 174.077 FORMASI GURU DIUSULKAN PEMDA JADI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA   KETUA SUKARELAWAN SATGAS PENANGANAN COVID-19 MINTA TOKOH MASYARAKAT JADI PANUTAN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KEPALA BPOM PENNY LUKITO MENYATAKAN ASPEK KEAMANAN DARI UJI KLINIS VAKSIN SINOVAC BERJALAN BAIK   GUBERNUR ANIES BASWEDAN AKAN KAJI KEBIJAKAN BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA PADA DESEMBER   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: TOLAK TES USAP COVID-19 TERANCAM DENDA HINGGA RP 7 JUTA   SIDANG PERDANA UJI MATERI UU CIPTA KERJA YANG DIAJUKAN KSPI DAN KSPSI DIGELAR SELASA, 24 NOVEMBER 2020   GUBERNUR RIDWAN KAMIL BERI TEGURAN BUPATI BOGOR ADE YASIN SOAL KERUMUNAN DI ACARA RIZIEQ SHIHAB   PASIEN COVID-19 MENINGKAT, DIRUT RSUD TARAKAN MENGATAKAN RUANG ISOLASI KELEBIHAN KAPASITAS   DIRUT RSUD TARAKAN, KALTARA, M HASBI HASYIM SEBUT DARI 325 TENAGA KESEHATAN, 88 TERKONFIRMASI POSITIF KORONA   DISPAREKRAF DKI JAKARTA MENCATAT 1.557 PERUSAHAAN TELAH MENDAFTAR UNTUK MENDAPAT DANA HIBAH PARIWISATA   TIDAK PUNYA ANGGARAN, 120 KELURAHAN DI GUNUNG KIDUL STOP SALURKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA