Kompas TV nasional aiman

Ada Massa Bayaran Dibalik Demo Buruh Tolak UU Cipta Kerja - AIMAN (Bag 2)

Selasa, 20 Oktober 2020 | 01:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober lalu, direspons dengan unjuk rasa masif di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini dipicu adanya penolakan terhadap beberapa pasal di UU Cipta Kerja yang telah disahkan. Salah satunya terkait uang pesangon dan penghapusan pasal mengenai perjanjian kerja waktu tertentu. 

Hal ini lantas menimbulkan pro dan kontra, termasuk di dalamnya gelombang unjuk rasa di berbagai daerah yang berakhir ricuh. Mirisnya, ada pola yang berulang. Adanya pendemo yang masih berusia pelajar dan ditemukannya massa pendemo bayaran. Serta adanya ambulans yang diduga membawa pasokan amunisi berupa batu untuk membuat keonaran saat unjuk rasa berlangsung. 

Benarkah ada orkestrasi saat demonstrasi berlangsung? Siapakah dalang di balik aksi ini? 

Jurnalis KompasTV Aiman Witjaksono menelusuri sisa aksi demonstrasi di Halte Bus Transjakarta Bunderan HI, Jakarta Pusat. Aiman juga mencari tahu adakah benang merah terkait pola berulang dalam aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh dan akankah pola ini akan terjadi kembali di masa mendatang?  

Penulis : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:55
INDONESIA DORONG PENYELESAIAN NOTA KESEPAHAMAN DENGAN MALAYSIA PERIHAL PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEMENLU PULANGKAN 43 PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG DIDUGA KORBAN PERDAGANGAN ORANG DI ARAB SAUDI   SEPANJANG 2020, DENSUS 88 TANGKAP 32 ORANG TERDUGA TERORISME JARINGAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR (MIT)    PUSKESMAS TEJA, PAMEKASAN, JATIM, DITUTUP SELAMA 2 PEKAN SETELAH 3 TENAGA MEDIS POSITIF KORONA   DINKES GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, IZINKAN 42 PASIEN POSITIF KORONA JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH   SEBANYAK 14 ANGGOTA KPPS GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 9 ANGGOTA DEWAN ARSITEK INDONESIA RESMI DIKUKUHKAN   WAPRES MA'RUF AMIN PASTIKAN MERGER 3 BANK SYARIAH DIDUKUNG SDM YANG MUMPUNI   DINKES KUDUS, JATENG: 1 LAGI GURU SMPN 3 JEKULO MENINGGAL KARENA KORONA, TOTAL ADA 4 GURU MENINGGAL   GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT JABAR DIPREDIKSI KRISIS PANGAN PADA 2021   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO PROYEKSIKAN PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN TAHUN DEPAN MENCAPAI 9%   POSITIF TERINFEKSI COVID-19, MENAKER IDA FAUZIYAH JADI MENTERI KEEMPAT YANG TERKENA KORONA   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO DILAPORKAN KE OMBUDSMAN KARENA TAK MERESPONS DESAKAN REVISI PP TENTANG TEMBAKAU   GELAR OTT, KPK TANGKAP BUPATI BANGGAI LAUT, SULTENG, WENNY BUKAMO