Kompas TV regional berita daerah

Bakso Satang, Varian Bakso Dikenormalan Baru

Senin, 19 Oktober 2020 | 00:04 WIB

PALEMBANG,KOMPAS.TV-Ketatnya persaingan usaha makanan, terutama bakso, pada masa pandemi korona, memunculkan sejumlah terobosan dan kreasi pengusahanya.

Di Palembang Sumatera Selatan, banyak muncul bakso Udang Galah atau dalam bahasa lokal disebut bakso Udang Satang.

Pedagang bakso udang galah atau satang, mulai menjamur di Palembang Sumatera Selatan.

Tak beda dengan bakso umumnya, bakso satang lebih pada menambahkan rasa sea food dari udang satang, sebagai pelengkap.

Untuk membuat bakso ini, tetap berbahan dasar daging sapi, tepung tapioka, garam, merica serta udang satangnya.

Bakso ini sederhana pengolahannya, daging sapi yang sudah dibersihkan, dicampur dengan bahan lainnya, lalu digiling hingga halus.

Kemudian udang galah dibalut dengan olahan dasar bakso yang sudah halus.

Setelah itu, udang satang yang sudah dibalut dengan olahan bakso tadi direbus selama 3 menit, atau hingga matang.

Kreasi ini muncul menurut pembuatnya, Yuniarti, karena masa pandemi covid 19, persangian usaha makan terutama bakso makin ketat.

Pecinta bakso mengaku, mulai bosan dengan bakso yang sudah ada saat ini. Bakso satang mampu memberikan rasa berbeda dari bakso biasanya, karena ada rasa sea food sekaligus dari udang galahnya.

Untuk menikmati bakso udang satang, pencita bakso akan mengelurakan uang 65 ribu rupiah per porsi.

Per hari, bakso satang dikedai ini mampu terjual 20 hingga 30 porsi.

#Korona #Kuliner #BaksoUdangSatang

Editor : KompasTV Palembang



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:22
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TERUS DORONG PEMBANGUNAN 27 KAWASAN INDUSTRI BARU   SATGAS COVID-19: PERSENTASE KASUS AKTIF DI INDONESIA TERUS MENURUN   GUGUS TUGAS COVID-19 PROVINSI BANTEN SEBUT 70 PERSEN MASYARAKAT SUDAH PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   PANDEMI COVID-19, DINAS KESEHATAN LAMPUNG MINTA PEMBUKAAN BIOSKOP DI ZONA MERAH DIKAJI ULANG   BUPATI BOGOR ADE YASIN TEKANKAN TEMPAT WISATA WAJIB BATASI 50 PERSEN JUMLAH PENGUNJUNG   MENDAG AGUS SUPARMANTO: DAYA SAING EKSPOR PRODUK HALAL INDONESIA TERGANJAL SERTIFIKASI   KEMENTERIAN PERDAGANGAN SEBUT PENGENDALIAN IMPOR PRODUK HALAL JAGA PASAR DOMESTIK   MENAKER IDA FAUZIYAH JAMIN UU CIPTA KERJA TETAP MENYEJAHTERAKAN PEKERJA   KKP: PEMERINTAH TARGETKAN 10 PERSEN DAERAH PERAIRAN NASIONAL JADI KAWASAN KONSERVASI PADA 2030   ANTISIPASI LONJAKAN PASIEN, RSUD SOEDARSO PONTIANAK DIRIKAN TENDA DARURAT UNTUK RUANG IGD   PRESIDEN YAKIN PEREKONOMIAN INDONESIA YANG MENGALAMI KONTRAKSI AKIBAT PANDEMI AKAN SEGERA PULIH   PRESIDEN JOKOWI SEBUT PANDEMI COVID-19 TAK HAMBAT UPAYA REFORMASI STRUKTURAL   KAWAL LALU LINTAS LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, POLDA METRO JAYA KERAHKAN 749 PERSONEL   SEKDA BALI DEWA MADE INDRA MINTA SATPOL PP AWASI TEMPAT WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER