Kompas TV internasional kompas dunia

Kubu Trump Khawatir Manuver Menjatuhkan Biden Justru Jadi Bumerang Bagi Trump

Minggu, 18 Oktober 2020 | 22:58 WIB
kubu-trump-khawatir-manuver-menjatuhkan-biden-justru-jadi-bumerang-bagi-trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat di Gedung Putih (Sumber: Kompas.com)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Jelang pemilihan calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS), Partai Republik maupun Demokrat saling melancarkan serangan untuk menjatuhkan lawan, baik melalui ucapan verbal saat kampanye, maupun manuver politik lainnya.   

Lebih dari setahun belakangan, kubu Trump melancarkan tuduhan korupsi dan nepotisme yang dialamatkan pada Biden. Namun, kubu Trump kini khawatir, manuver ini justru akan jadi bumerang bagi Trump. Apa pasal?

Hunter Biden, putra kedua Joe Biden. (Sumber: Forbes.com)

Kasus ini bermula dari bocornya email pribadi Hunter Biden – putra kedua Joe Biden – ke publik pada 2015 silam. Dalam email yang ditujukan ke Hunter Biden ini, seseorang yang diduga merupakan konsultan penting Burisma – perusahaan gas Ukraina di mana Hunter Biden memegang salah satu jabatan penting – berterima kasih pada Hunter Biden karena diberi kesempatan bertemu sang ayah, Joe Biden, yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Presiden AS. Kubu Biden dan pengacara Hunter Biden menyangkal adanya pertemuan ini. Pun, mereka tidak menyatakan keabsahan email ini.

Baca Juga: Donald Trump Akan Tinggalkan AS Jika Kalah dan Sebut Joe Biden yang Terburuk Sepanjang Sejarah

Kubu Trump menuduh Hunter memperkaya diri sendiri dengan menjual akses langsung ke sang ayah, Wapres AS Joe Biden. Trump juga mengembangkan teori yang mendiskreditkan Joe Biden dengan menyebut bahwa melalui pertemuan itu, Joe Biden hendak melindungi putranya dari pengawasan tim audit Ukraina. Namun, kendati kubu Trump yakin mereka bisa mengembangkan kasus ini, mereka khawatir  manuver ini justru akan jadi bumerang bagi Trump.

Rupanya, sumber kebocoran email inilah yang menjadi sebab kekhawatiran kubu Trump: Rudy Giuliani. Mantan walikota New York yang dikenal sebagai pendukung fanatik Trump ini, disebut-sebut tidak kredibel. Dalam upayanya mengorek borok Biden, Giuliani melanglang buana dan menjalin relasi dengan banyak sosok misterius, termasuk para pembuat kebijakan Ukraina, yang oleh otoritas AS disebut sebagai agen Rusia yang berupaya menggagalkan kemenangan kubu Partai Demokrat.

Rudy Giuliani, mantan walikota New York. (Sumber: AP Photo)

Giuliani menyangkal memperoleh akses email tersebut dari dan atas bantuan pihak asing. Menurut versi Giuliani, email-email tersebut berasal dari sebuah laptop yang ditinggal oleh sang empunya di sebuah toko reparasi. Pemilik toko reparasi tersebut lalu menghubungi pengacara Giuliani.  

Editor : Vyara Lestari

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:33
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 42.522.402 POSITIF, 28.691.126 SEMBUH, 1.148.490 MENINGGAL DUNIA   KEMENDAG DORONG EKSPOR PRODUK HALAL KE NEGARA YANG TAK TERGABUNG DALAM ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM (OKI)   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL HARUS SEIRING DENGAN KEBIJAKAN PRO-UMKM   POLISI TETAPKAN 11 TERSANGKA PERUSAK KANTOR DPD NASDEM MAKASSAR SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT ADA KEPALA DAERAH SENGAJA TIDAK TES KORONA AGAR TETAP DI ZONA HIJAU   DISHUB JATENG: POSKO PANTAU AKAN DIDIRIKAN DI EXIT TOL BREBES, GERBANG TOL KALIKANGKUNG, DAN SIMPANG BAWEN-AMBARAWA   ANTISIPASI LONJAKAN PENDATANG SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, DISHUB JATENG BUAT 3 POSKO PANTAU   PANTAU WARGA JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN, BUPATI SUMEDANG PASANG CCTV PEMANTAU DI 5 TITIK KERAMAIAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT TRANSAKSI DIGITAL MENINGKAT HINGGA 64% SELAMA PSBB   SELAMA PANDEMI, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT 1 JUTA ORANG DI JAKARTA BEKERJA DARI RUMAH   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, BUPATI LEBAK TUTUP SELURUH LOKASI WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   JELANG LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, PEJABAT SEMENTARA GUBERNUR JAMBI MINTA POS JAGA PERBATASAN DIAKTIFKAN   PANDEMI KORONA, MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PENANGANAN KESEHATAN DAN EKONOMI HARUS BERSAMAAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN DOKTER SELALU MENGEDEPANKAN INDEPENDENSI DALAM BERTUGAS