Kompas TV kolom opini

Dalang Jemblung

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:12 WIB
dalang-jemblung
Pewayangan. (Sumber: Kompas.id)

Oleh: Trias Kuncahyono, Jurnalis Harian Kompas

'Gusti Dipo -begitu saya biasa menyapanya- sudah saya kenal sejak akhir tahun 70-an di Yogya. Beberapa waktu lalu, sahabat dari Solo ini mengirim pesan pendek lewat Whatsapp tentang wayang (wayang kulit) setelah membaca tulisan saya, Hikayat Sengkuni dan Kresna.

Dalam pesan pendeknya itu, Gusti Dipo menulis demikian. Pujangga Raden Ngabehi Ronggowarsito pernah mengajukan pertanyaan: dalam pertunjukan wayang, siapa yang paling berperan, apakah wayang (lakon) atau dalang atau bléncong?

Pesan pendek itu mengingatkan saya akan kisah Gatolotjo dalam Serat Suluk Gatolotjo yang aslinya berjudul Balsafah Gatolotjo (pada tahun 1980-an, buku ini pernah dilarang). Gatolotjo juga mengajukan pertanyaan hampir-hampir sama. Sebenarnya bukan pertanyaan tetapi teka-teki ketika berada di pondok Cepekan.

Gatolotjo berkata, dalang, wayang dan kelir (layar), serta bléncong mana yang paling tua? Bila kamu memang pandai pasti mengetahui mana yang paling tua sendiri. Ahmad Arif menebak, kelir yang paling tua sendiri. Menurut Abdul Jabar yang paling tua adalah dalangnya. Abdul Manap lain lagi. Ia mengatakan yang paling tua tidak lain adalah wayangnya.

Namun bagi Gatolotjo kesemua jawaban tersebut belumlah tepat. Menurut  Gatolotjo, bléncong lah yang paling tua. Dalam sebuah pentas wayang purwa (wayang kulit) walaupun kelir sudah dipasang, gamelan sudah siap tertata, dalang duduk siap, namun bila panggungnya masih gelap tentunya pentas belum bisa dimulai (kecuali pentasnya siang hari). Baru setelah bléncong dinyalakan, pentas dimulai.

Bléncong adalah lampu minyak kelapa yang digunakan dalam pertunjukan wayang purwa. Lampu ini terbuat dari logam, biasanya terbuat dari perunggu, bentuknya menyerupai burung dengan dengan sayap-sayap mengepak dan ekornya terangkat dan digantung persis di depan layar di atas dalang. Bléncong adalah sumber cahaya; cahaya yang menghidupkan wayang; cahaya sumber kehidupan.

Editor : Hariyanto Kurniawan

1
2
3
4



BERITA LAINNYA


Peristiwa

Tabrak Pohon, Truk Terguling ke Sawah

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 23:40 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
01:46
SEBANYAK 831 ORANG LUKA-LUKA DAN 28 LAINNYA TEWAS AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI   SEBANYAK 51 ORANG DAN 2 LAINNYA TEWAS AKIBAT LEDAKAN PIPA GAS DI KOTA SAMAWAH, IRAK   PETENIS NOMOR DUA DUNIA, SIMONA HALEP, POSITIF TERINFEKSI KORONA   MANTAN AKTOR JAMES BOND, SEAN CONNERY, MENINGGAL DUNIA PADA USIA 90 TAHUN   PEBALAP LEWIS HAMILTON JADI YANG TERCEPAT PADA SESI LATIHAN BEBAS PERTAMA FORMULA 1 GRAND PRIX EMILIA ROMAGNA   RUSIA JANJI BANTU ARMENIA JIKA PERANG MELAWAN AZERBAIJAN SUDAH MENYENTUH YEREVAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA MASYARAKAT TAK ANARKISTIS TANGGAPI PERNYATAAN PRESIDEN PERANCIS   SLOVAKIA MULAI PENGUJIAN VIRUS KORONA SECARA MASSAL   SATGAS COVID-19 SUKABUMI: 31 WISATAWAN YANG SEDANG BERWISATA REAKTIF DARI HASIL TES CEPAT KORONA   SATGAS COVID-19: 739.722 SDM TENAGA KESEHATAN SUDAH DISIAPKAN UNTUK VAKSINASI KORONA   PEMPROV JABAR TETAPKAN UMP 2021 SAMA SEPERTI UMP 2020 SEBESAR RP 1.810.351   PEMKOT JAKSEL: HINGGA AKHIR OKTOBER 2020, VAKSINASI RABIES MENCAPAI 70% DARI TARGET 6.500 EKOR HEWAN PELIHARAAN   KEMENTERIAN PUPR: CAPAIAN PEMBANGUNAN PROGRAM SEJUTA RUMAH PER 26 OKTOBER 2020 SEBANYAK 532.254 UNIT   BNPB: TERHITUNG DARI 1 JANUARI-31 OKTOBER 2020, ADA 2.402 BENCANA DI INDONESIA