Kompas TV internasional kompas dunia

Tayangkan Program Debat Trump dan Biden di Layar Terpisah, Publik TV AS Terbelah

Jumat, 16 Oktober 2020 | 21:04 WIB
tayangkan-program-debat-trump-dan-biden-di-layar-terpisah-publik-tv-as-terbelah
Presiden Donald Trump tampak mengelap wajahnya saat jeda sesi tanya jawab yang ditayangkan NBC News dari Museum Seni Perez di Miami, Kamis (15/10). (Sumber: AP Photo)

NEW YORK, KOMPAS.TV – Publik televisi Amerika Serikat (AS) terbelah. Alih-alih disuguhi program debat antara calon presiden (capres) Donald Trump dan Joe Biden di layar televisi, para pemirsa TV AS justru harus memilih salah satu di antaranya, karena sesi tanya-jawab Trump dan Biden ditayangkan terpisah dalam waktu bersamaan.

Capres dari Partai Demokrat Joe Biden berpartisipasi dalam sesi tanya-jawab 90 menit di Balai Kota Philadelphia di layar ABC, sementara Trump muncul dalam sesi selama 1 jam di layar NBC News.

Dalam sesi Trump, presenter Savannah Guthrie menekan Trump dengan pertanyaan-pertanyaan tajam tentang pengalaman personalnya dengan Covid-19, keuangan, juga dukungannya terhadap teori-teori konspirasi.

Baca Juga: Di Layar Terpisah, Trump dan Biden Berbeda Pendapat Tentang Virus Corona

Guthrie menantang Trump tentang sebuah kelompok pendukung Trump bernama QAnon yang meyakini bahwa Trump adalah sosok yang mampu menyelamatkan AS dari para pedofil. Saat Trump menjawab tak pernah mendengar tentang kelompok itu, Guthrie menyahut pedas, “Saya baru saja memberi tahu Anda.”

Savannah Guthrie, moderator program sesi tanya jawab Trump di NBC News, Kamis (15/10). (Sumber: AP Photo)

Guthrie juga mempertanyakan mengapa Trump me-retweet teori palsu seseorang di internet yang meyebutkan bahwa AS tidak benar-benar membunuh Osama bin Laden.

“Anda adalah presiden,” tandas presenter program Today ini, “dan bukan seorang paman gila yang dapat me-retweet apa saja.”

Penulis : Vyara Lestari

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:24
BALAI KONSERVASI BOROBUDUR TUTUP 56 STUPA MENGGUNAKAN TERPAL UNTUK ANTISIPASI DAMPAK HUJAN ABU VULKANIK   BELUM BUKA LOWONGAN, PT TRANSJAKARTA: HATI-HATI PENIPUAN   WAGUB DKI MINTA PRESIDEN JOKOWI BUAT KEBIJAKAN UNTUK TEKAN ANGKA PENULARAN COVID-19 SAAT LIBUR AKHIR TAHUN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY CEK RSUD JAYAPURA YANG AKAN MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PON 2021   MENTERI BASUKI HADIMULJONO GANDENG KPK DALAM MENGELOLA ANGGARAN INFRASTRUKTUR SEBESAR RP 150 TRILIUN   KASUS KORONA DI DKI TINGGI, SATGAS COVID-19 MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN TINDAK PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   KPK AJUKAN 600 IZIN PENYADAPAN UNTUK PANTAU PILKADA HINGGA ANGGARAN COVID-19   JELANG PENCOBLOSAN PILKADA, MENDAGRI MINTA DINAS DUKCAPIL TIDAK PERSULIT WARGA YANG INGIN MEMBUAT KTP ELEKTRONIK   GUBERNUR SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO PERSILAKAN KPK USUT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN STADION MANDALA KRIDA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN BERPOTENSI NAIKKAN PENULARAN KORONA   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, GUBERNUR GANJAR PRANOWO USULKAN LIBUR AKHIR TAHUN DITIADAKAN   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE SEBUT TOMMY SUMARDI SEMPAT TELEPON WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN DI HADAPANNYA   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE SEBUT TOMMY SUMARDI MENGAKU TEMUI DIRINYA ATAS RESTU DARI KABARESKRIM POLRI   IRJEN NAPOLEON BONAPARTE BERTEMU TOMMY SUMARDI BERSAMA BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DI RUANG KERJANYA