Kompas TV internasional kompas dunia

Thailand Umumkan Dekrit Darurat Menyusul Unjuk Rasa di Bangkok

Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:42 WIB
thailand-umumkan-dekrit-darurat-menyusul-unjuk-rasa-di-bangkok
Polisi anti huru hara bergerak dengan perisai untuk membubarkan pengunjuk rasa pro-demokrasi di luar Gedung Pemerintah di Bangkok, Thailand, Kamis, 15 Oktober 2020. (Sumber: Associated Press)

BANGKOK, KOMPAS.TV - Pemerintah Thailand mengumumkan dekrit darurat untuk membendung unjuk rasa di Bangkok. Dalam dekrit ini, tercantum larangan untuk melakukan pertemuan besar.

Dalam pengumuman di televisi yang dibacakan oleh polisi, dikatakan bahwa perlu dilakukan tindakan mendesak untuk menjaga perdamaian dan ketertiban di Thailand.

Seperti dilansir dari BBC, dekrit dibuat karena pemerintah menganggap telah banyak kelompok yang mengundang, menghasut dan melakukan pertemuan publik yang melanggar hukum di Bangkok. Selain itu, pengunjuk rasa dianggap telah memicu kekacauan dan keresahan publik.

Baca Juga: Demonstran Letakkan Plakat Simbol Thailand Milik Rakyat di Depan Vila Raja Vajiralongkorn di Jerman

Pengunjuk rasa yang menghadang iring-iringan keluarga kerajaan pada hari Rabu (14/10/2020) lalu juga menjadi alasan diterbitkannya dekrit darurat. Para pengunjuk rasa yang menghadang iring-iringan, didorong mundur oleh polisi. Mereka kemudian memberikan hormat tiga jari sebagai simbol gerakan mahasiswa.

Dekrit darurat mulai berlaku pada Kamis pukul 04:00 waktu setempat.

Tak lama setelah keputusan itu berlaku, polisi anti huru hara Thailand menghalau pengunjuk rasa dari luar kantor perdana menteri. Beberapa mahasiswa mencoba melawan, tetapi akhirnya mereka tetap mudur.

Penulis : Tussie Ayu


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:43
WAPRES MA'RUF AMIN HARAP ATURAN VAKSINASI COVID-19 MANDIRI KELUAR MINGGU DEPAN   WAPRES MA'RUF AMIN NILAI KELOMPOK ANTIVAKSIN COVID-19 SUDAH BERKURANG   KEMENPAREKRAF TUNJUK SELEBRITAS LADY MARSELLA JADI DUTA SATGAS TOILET UNTUK BENAHI TOILET DI KAWASAN PARIWISATA   PEMPROV DKI MULAI REALISASIKAN PEMBUATAN PEMBATAS JALUR SEPEDA PERMANEN DI SEPANJANG JALAN SUDIRMAN-THAMRIN   SEMPAT DIHENTIKAN, VAKSINASI COVID-19 PEDAGANG DI PASAR TANAH ABANG KEMBALI DILANJUTKAN HARI INI   MENKO MARVES LUHUT MINTA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI MALUKU DIPERCEPAT UNTUK DUKUNG LUMBUNG IKAN NASIONAL   KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DORONG PEMDA KEMBANGKAN TALENTA DIGITAL   MENTERI PUPR: PENANGANAN BANJIR HARUS DIKERJAKAN SECARA SISTEMIK DARI HULU SAMPAI KE HILIR   BUPATI BATANG IZINKAN SEKOLAH DI ZONA HIJAU GELAR KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) TATAP MUKA AWAL MARET 2021   PEMKAB TEMANGGUNG SASAR VAKSINASI TAHAP DUA UNTUK GURU HINGGA SOPIR ANGKUTAN UMUM   KEMENDIKBUD: VAKSINASI COVID-19 GURU DAN DOSEN DEMI WUJUDKAN SEKOLAH TATAP MUKA JULI 2021   SATGAS PENANGGULANGAN BENCANA KARHUTLA DI ROKAN HULU, RIAU, PATROLI GUNAKAN HELIKOPTER   INSTITUT PERTANIAN BOGOR SIAP BANTU PELAKSANAAN UJI PRAKLINIS VAKSIN COVID-19 MERAH PUTIH   ANALISIS MENDALAM SEPUTAR PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL. SIMAK SELENGKAPNYA: KLIK.KOMPAS.ID