Kompas TV regional berita daerah

Jawara Depok Jaga Objek Vital

Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:18 WIB
Penulis : KompasTV Bandung

DEPOK, KOMPAS TV –

Ratusan Jawara di Kota Depok dikerahkan untuk menjaga sejumlah objek vital, hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusuhan imbas penolakn aksi demo lanjutan Omnibus Law.

Ratusan jawara yang berasal dari Ormas Forum Betawi Rembuk, FBR ini mendeklarasikan diri menolak semua bentuk anarkisme dan pengrusakan yang terjadi akibat unjuk rasa penolakan undang undang Omnibus Law.

Mereka meminta pengunjuk rasa tetap menjaga diri dan jangan terpancing dan melakukan pengruskan fasilitas umum, dimana pengrusakan tersebut akan merugikan banyak pihak.

Ketua FBR Kota Depok, Haji Nawi mengatakan, pihaknya akan menurunkan para jawaranya untuk menjaga sejumlah objek vital yang ada di Kota Depok, penjagaan tersebut dilakukan bersinergi dengan pihak kepolisian.

Nantinya disetiap titik akan ditempaykan sepuluh hingga dua puluh orang jawara untuk melakukan pengamana.

Sementara itu, Kapolsek Cimanggis AKP Agus Khaeron mengatakan kegiatan ini merupakan murni inisiatif dari masyarakat yang geram dengan aksi anarkis yang terjadi belakangan ini.

Sebelunya sejumah aksi anarkistis terjadi disejumlah wilayah merusak fasilitas umum saat unjuk rasa menolak undang undang Omnisbus Law.

Untuk lebih tahu berita ter-update seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah .

IG : https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube : https://www.youtube.com/c/kompastvjaw...

Twitter : https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook : https://www.Facebook.com/kompastvjabar/


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x