Kompas TV entertainment selebriti

Rihanna Minta Maaf pada Umat Islam soal Lagu Berisi Hadis

Rabu, 7 Oktober 2020 | 20:30 WIB
rihanna-minta-maaf-pada-umat-islam-soal-lagu-berisi-hadis
Rihanna (Sumber: Angela Weiss/AFP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Rihanna meminta maaf kepada umat muslim setelah kontroversi pemakaian lagu yang mengandung narasi hadis di fashion show Savage x Fenty.

Permohonan maaf itu diungkapkan Rihanna lewat postingan Instagram Story miliknya, pada Selasa (6/10/2020).

"Saya meminta maaf kepada kalian atas kecerobohan ini. Kami memahami bahwa kami telah menyakiti komunitas Muslim. Saya tidak ingin bersikap tidak hormat apa pun terhadap Tuhan atau agama apa pun. Penggunaan lagu dalam proyek kami benar-benar tidak bertanggung jawab!" tulis Rihanna.

Rihanna juga menyampaikan ucapan terima kasihnya karena telah diberi tahu soal itu. Ia menjelaskan pemakaian lagu tersebut bukanlah sesuatu yang disengaja untuk menyinggung masyarakat Muslim.

“Saya ingin berterima kasih kepada masyarakat Muslim yang telah menunjukkan pengawasan besar, terhadap sesuatu yang secara tidak sengaja menyinggung dalam pertunjukan Savage x Fenty kami,” tulisnya.

Sebelumnya, karena insiden itu kritik mengalir di akun Instagram Rihanna. Dalam rekaman peragaan busana Savage X Fenty, terdengar lagu bertajuk Doom berkumandang untuk mengiringi Rico Nasty berlenggok di atas pentas.

Lagu karya produser asal London, Coucoou Chloe, tersebut menyuguhkan audio remix dari satu hadis mengenai pertanda hari penghakiman dan kiamat. Coucou Choloe juga telah menyampaikan permintaan maaf dan memaparkan tentang lagu DOOM miliknya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

SHE HAS APOLOGIZED FORMERLY. LET LOVE LEAD. Thanks

A post shared by Rihanna (@badgal__rihanna) on

Penulis : Dian Septina

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:43
GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TARGETKAN STADION PERSIJA RAMPUNG PADA 2021   PEMKOT MALANG AKAN REVITALISASI TIGA PASAR RAKYAT PADA 2021   KEMENDIKBUD: PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNTUK KESIAPAN KEHIDUPAN ANAK YANG LEBIH BAIK   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SEKOLAH TATAP MUKA HARUS SEIZIN PERWAKILAN ORANGTUA   PEMKAB MANGGARAI BARAT, NTT, AJUKAN BANTUAN BAGI 1.000 KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) KE KEMENSOS UNTUK 2021   SATGAS COVID-19 DENPASAR LIBATKAN TNI-POLRI CEGAH KERUMUNAN DI PILKADA 2020   SATGAS COVID-19 TAK IZINKAN JAZZ GUNUNG DIGELAR MESKI BROMO ZONA HIJAU   SATGAS COVID-19 MINTA MASYARAKAT TETAP WASPADA JELANG LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO PASTIKAN PERSIAPAN VAKSIN UNTUK PENANGANAN KORONA BERJALAN BAIK   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DORONG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI NASIONAL   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SEBUT UU CIPTA KERJA PERMUDAH USAHA PENGOLAHAN IKAN   KEMENPERIN MINTA SDM INDUSTRI ADAPTIF DI TENGAH DISRUPSI TEKNOLOGI   KEMENPERIN SIAPKAN STRATEGI BANGUN SDM INDUSTRI YANG KOMPETEN UNTUK TINGKATKAN DAYA SAING   MENDESA PDTT: DANA DESA BOLEH DIGUNAKAN APA SAJA SELAMA TIDAK BERTENTANGAN DENGAN UU YANG BERLAKU