Kompas TV nasional berita kompas tv

Soal Acara KAMI yang Dibubarkan Polisi, Ini Kata Mahfud MD

Sabtu, 3 Oktober 2020 | 22:40 WIB

KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan. Mahfud MD menyebut, pemerintah tidak risau dengan gerakan yang dilakukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Mahfud MD menyebut gerakan deklarasi KAMI yang muncul di berbagai daerah tidak membuat pemerintah khawatir. Pasalnya, acara KAMI dibubarkan karena melanggar protokol kesehatan.

Pemerintah menurut Mahfud tidak akan mencampuri gerakan KAMI.

Mahfud pun meminta agar semua pihak saling menjaga diri dan tidak mudah terprovokasi.

Sebelumnya, massa dari berbagai ormas menghadang massa yang akan menggelar acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Gedung Juang Surabaya, Jawa Timur.

Massa menghadang peserta yang akan mengikuti acara KAMI, yang digelar di Gedung Juang, Surabaya.

Rencananya acara ini akan dihadiri oleh Presidium KAMI, Gatot Nurmantyo.

Massa yang menolak kegiatan KAMI di Surabaya menganggap acara tersebut bermuatan politik.

Di Jala puluhan massa dari berbagai elemen ormas, di Surabaya, menghadang dan mengusir peserta silaturahmi Akbar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, KAMI Provinsi Jawa Timur, di Gedung Juang 45 Jalan Mayjen Sungkono Surabaya, Senin siang.

Kegiatan silaturahmi akbar KAMI rencananya dihadiri Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dan juga Din Syamsudin.

Puluhan massa berbagai ormas di Surabaya yang mengatas Namakan Forum Surabaya Bersatu menghadang dan mengusir peserta silaturahmi akbar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia Provinsi Jawa Timur, di Gedung Juang 45, Jalan Mayjen Sungkono Surabaya,  Senin siang (28/09/2020).

Para peserta silaturahmi akbar KAMI diminta untuk kembali pulang karena ada penolakan dari massa berbagai ormas di Surabaya.

Masa penolakan KAMI di Surabaya mengklaim, kegiatan silaturahmi KAMI adanya unsur kepentingan politik untuk tahun 2024.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:07
KEPALA DINAS BINA MARGA DKI HARI NUGROHO SEBUT “FLYOVER” LENTENG AGUNG DAN TANJUNG BARAT DIUJI COBA PEKAN INI   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MUTASI 50 PERWIRA TINGGI, TERBANYAK DARI ANGKATAN DARAT   KEMENTERIAN PUPR PERKETAT PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL YANG WAJIB DILAKSANAKAN OLEH BADAN USAHA JALAN TOL   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI: "FOOD ESTATE" JADI KESEMPATAN WUJUDKAN MODERNISASI PERTANIAN   WAKIL KETUA MPR JAZILUL FAWAID: TOLERANSI MENJADI PRASYARAT UTAMA BERLANGSUNGNYA SEBUAH NEGARA   KETUA UMUM PB IDI DAENG M FAQIH AJAK KAUM IBU TIDAK TAKUT DISUNTIK VAKSIN COVID-19    KEMENTERIAN KESEHATAN MINTA RUMAH SAKIT SWASTA GOTONG ROYONG TAMPUNG PASIEN COVID-19   RSUD DEPOK AKAN TAMBAH RUANG ICU DAN TEMPAT TIDUR ISOLASI PASIEN COVID-19 BULAN DEPAN    MENKES BUDI GUNADI SADIKIN PERINTAHKAN RUMAH SAKIT DI TIAP ZONA COVID-19 TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR   FOKUS PENANGANAN PANDEMI COVID-19, PERSI MINTA PEMERINTAH TUNDA ATURAN KLASIFIKASI RUMAH SAKIT   KEMENKES TEGASKAN BIAYA PERAWATAN PASIEN COVID-19 DITANGGUNG PEMERINTAH   YLKI NILAI KOMUNIKASI PUBLIK BURUK JADI PENYEBAB KETIDAKPERCAYAAN MASYARAKAT PADA VAKSIN    IDI USUL PASIEN COVID-19 GEJALA RINGAN DIRAWAT DI RUMAH DENGAN PENGAWASAN DOKTER   MENRISTEK: UJI KLINIS FASE 1 VAKSIN MERAH PUTIH PALING CEPAT PERTENGAHAN 2021