Kompas TV regional berita daerah

Dinyatakan Tidak Bersalah, Bos Memiles Tak Akan Ajukan Gugatan

Kamis, 1 Oktober 2020 | 16:59 WIB

Surabaya, KompasTV Jawa Timur - Bos MeMiles, Kamal Tarachand Mirchandani alias Sanjay belum berencana mengajukan gugatan meski dirinya sempat ditahan hingga akhirnya divonis bebas oleh Hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Melalui penasehat hukumnya, Bos MeMiles menyampaikan menerima seluruh putusan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Ditemui di sebuah hotel di jalan Tidar, kota Surabaya, tim penasehat hukum MeMiles memberikan keterangan pasca vonis bebas bos MeMiles dalam kasus investasi yang mencapai 750 miliar rupiah tersebut.

Sementara, tim kuasa hukum sedang berkoordinasi untuk pengembalian aset para member yang sempat disita oleh Kepolisian.

Berdasarkan putusan Pengadilan yang dibacakan Hakim, aset yang disita akan dikembalikan melalui PT Kam and Kam untuk diberikan kepada member yang memiliki hak.

Sejumlah member berharap, agar aplikasi MeMiles dapat diaktifkan kembali. Para member menilai MeMiles merupakan murni aplikasi pembelian iklan untuk mempromosikan produk mereka. Dengan dijalankanya kembali aplikasi MeMiles, biaya top up yang telah terbayar dan tertahan akibat diusutnya kasus MeMiles ini dapat kembali berjalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bos MeMiles Kamal Tarachand Mirchandani alias Sanjay divonis bebas oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Johanis Hehamony pada kamis 24 september 2020 lalu. Sanjay dinyatakan tidak terbukti atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang mendakwa melanggar pasal satu diantaranya pasal 9 undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

Pasal ini melarang pelaku usaha menerapkan skema piramida dalam mendistribusikan barang.

 

#Surabaya #Jatim #Memiles #Investasi #Hakim #Putusan #Bisnis

MEDIA SOSIAL KOMPAS TV JAWA TIMUR :

facebook : https://www.facebook.com/kompastvjatim

instagram : https://www.instagram.com/kompastvjatim

twitter : https://twitter.com/kompastvjatim

Editor : KompasTV Surabaya



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:17
WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.689 ORANG: 1.220 SEMBUH, 153 MENINGGAL DUNIA, 316 DALAM PERAWATAN   MENLU RETNO MARSUDI TEKANKAN POLITIK LUAR NEGERI BEBAS AKTIF DI DEPAN MENLU AS MIKE POMPEO   BAKAMLA TANGKAP 2 KAPAL IKAN VIETNAM DI LAUT NATUNA   KUOTA WISATAWAN GUNUNG BROMO, JAWA TIMUR, PENUH HINGGA AKHIR OKTOBER 2020   JALUR PENDAKIAN GUNUNG SUMBING VIA BUTUH KALIANGKRIK, MAGELANG, TETAP BUKA PADA LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   BNPB SEBUT PENGUNGSI AKIBAT BANJIR DI CILACAP, JATENG, BERTAMBAH MENJADI 613 JIWA   BPBD CIANJUR, JABAR, INGATKAN PENGGUNA JALAN DI SEPANJANG JALUR PUNCAK SOAL POTENSI POHON TUMBANG SERTA LONGSOR   TERHITUNG 26-29 OKTOBER 2020, 168.653 KENDARAAN LINTASI TOL CIKOPO-PALIMANAN (CIPALI)   TAK BERMASKER, PULUHAN WISATAWAN DI PUNCAK CIANJUR TERKENA OPERASI YUSTISI   PEMPROV JABAR SIAPKAN 54 TITIK PEMERIKSAAN TES CEPAT KORONA BAGI WISATAWAN SECARA ACAK GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   PEMPROV JAWA BARAT SIAPKAN 26.700 TES CEPAT KORONA BAGI WISATAWAN YANG BERWISATA DI JABAR DALAM PEKAN INI   PREDIKSI PUNCAK ARUS BALIK PADA 1 NOVEMBER 2020, MENHUB MINTA PEMUDIK PULANG LEBIH AWAL   BKN SEBUT PESERTA CPNS 2019 YANG DINYATAKAN TIDAK LULUS DAPAT AJUKAN SANGGAHAN KE PORTAL SSCN   TERSANGKA PENYUAP MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI, HIENDRA SOENJOTO, DITAHAN KPK SELAMA 20 HARI KE DEPAN