Kompas TV regional hukum

Pemilik Investasi MeMiles Bebas, Jaksa Segera Ajukan Kasasi

Kamis, 1 Oktober 2020 | 16:20 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai oleh Johanis Hehamony memberikan putusan bebas atas terdakwa investasi MeMiles, Kamal Tarachand Mirchandani alias Sanjay pada 24 September lalu.

Selain bebas, hakim juga memerintahkan jaksa untuk mengembalikan aset MeMiles yang sudah disita.

Vonis ini diputus karena hakim menilai seluruh dakwaan jaksa tak terbukti di pengadilan.

Atas putusan hakim ini, pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam waktu 14 hari segera mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Soal pengembalian aset, kejaksaan mengajukan perlawanan hukum.

Sejumlah anggota MeMiles mendukung putusan bebas hakim.

Karena berharap agar aplikasi MeMiles dapat diaktifkan kembali.

Para anggota menilai MeMiles adalah murni aplikasi pembelian iklan untuk promosi produk mereka.

Sehingga dengan diaktifkan kembali maka dana yang telah terbayar dapat kembali berjalan.

Pasca putusan bebas, pihak MeMiles kini menunggu salinan lengkap putusan untuk menentukan langkah lanjutan yang diperintahkan pengadilan.

MeMiles merupakan sebuah aplikasi investasi penyedia jasa iklan.

Polisi mengungkap investasi ini sebagai penipuan.

Di awal pengungkapan kasus ini, polisi menyebut pengelola MeMiles telah menyedot dana anggota hingga 750 miliar rupiah.

Sementara aset MeMiles seperti uang tunai ratusan miliar dan puluhan mobil telah disita polisi dan jadi barang bukti.

Di kasus ini, polisi memeriksa sejumlah pesohor yang menjadi member atau anggota seperti penyanyi Eka Deli, Pinkan Mambo, Desainer Adji Notonegoro hingga pengusaha Ari Sigit.

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:55
ANGKUT BANTUAN MASYARAKAT, KRI OSWALD SIAHAAN DIBERANGKATKAN DARI SURABAYA KE MAMUJU BANTU PARA KORBAN GEMPA   PEMPROV DKI DIBANTU POLISI DALAMI MOTIF PENARIKAN PAKSA KABEL LISTRIK DI RUMAH POMPA DUKUH ATAS, JAKPUS   PEMPROV BABEL JADIKAN BALAI BENIH PERTANIAN PALEMPANG PUSAT PEMBIBITAN PORANG   MAHKAMAH AGUNG: HANYA 8 PERSEN PERMOHONAN PK KORUPTOR YANG DIKABULKAN   KEMENDAGRI MINTA PEMDA SEGERA REALISASIKAN APBD 2021 UNTUK KESEHATAN DAN EKONOMI   MENTERI PPPA PASTIKAN PEREMPUAN DAN ANAK DI PENGUNGSIAN BENCANA AMAN DAN NYAMAN   PEMPROV BABEL PINDAHKAN PASIEN DARI WISMA KARANTINA ASRAMA HAJI KE RS INFEKSI DAN KARANTINA COVID-19   IDI: STRATEGI PENANGANAN DI HULU AKAN TENTUKAN PENANGANAN PANDEMI COVID-19 DI TANAH AIR   MENRISTEK: PENGEMBANGAN VAKSIN COVID-19 DALAM NEGERI PERLU PERHATIKAN ASPEK AMAN DAN TERJANGKAU   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: VAKSIN MERAH PUTIH MENJAGA KEBERLANJUTAN KEKEBALAN MASSAL DI TANAH AIR   DPR SERAHKAN SURAT PERSETUJUAN PENGANGKATAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI KE PRESIDEN   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: TUGAS PEMERINTAH BANTU AKSELERASI PEMBELAJARAN TERUTAMA SAAT PANDEMI COVID-19   MENDIKBUD PASTIKAN SEMUA GURU HONORER BISA IKUTI SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) 2021   BNPB MINTA PEMDA SEGERA SELESAIKAN DATA RUMAH RUSAK PASCAGEMPA SULAWESI BARAT