Kompas TV regional berita daerah

Kalah Pilkada dan Menanggung Hutang, Mantan Calon Bupati Edarkan Uang Palsu

Kamis, 1 Oktober 2020 | 13:16 WIB

NGAWI, KOMPAS.TV -  Kalah pilkada dan menanggung hutang miliaran rupiah, mantan calon bupati Madiun Jawa Timur nekat mengedarkan uang palsu. Pelaku ditangkap beserta 2 orang rekannya berikut barang bukti/ setengah miliar uang palsu.

Pelau adalah Sumardi dan 2 rekannya, yakni Karti dan Sarkam. Mereka ditangkap polisi sesaat setelah mengedarkan uang palsu 40 juta lebih di salah satu Kios BRI – Link di Pangkur, Kabupaten Ngawi Jawa Timur Polisi juga menyita tumpukan uang palsu setengah miliar dan 1 unit mobil di rumah Sumardi.

Sumardi merupakan pensiunan PNS atau pegawai negeri sipil, yang pernah kalah dalam pilkada Kabupaten Madiun tahun 2013 silam. Dia mencalonkan diri menjadi bupati, namun kalah hingga akhirnya menanggung hutang miliaran rupiah. Tersangka Sumardi mengaku nekat menggunakan uang palsu untuk berobat dan mencicil hutang.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta mengatakan dari hasil pemeriksaan polisi, para tersangka berperan mengedarkan uang palsu, yang memiliki kemiripan dengan uang asli hingga 80 persen.

Polisi terus mengembangkan kasus ini untuk memburu tersangka utama, berinisial A-T, yang diduga kuat produsen uang palsu dan berdomisili di Kita Surabaya.

Para tersangka dijerat dengan pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

#MantanCalonBupati #PengedarUangPalsu #Madiun

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19