Kompas TV regional berita daerah

Rusak Dan lapuk Jembatan Bahayakan Warga Yang Melintas

Kamis, 1 Oktober 2020 | 12:46 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Meski membahayakan jembatan yang kondisinya rusak dan lapuk di Kulon progo, Yogyakarta, masih saja digunakan warga. Wargapun menambal badan jembatan dengan seng dan kayu, yang kondisinya kini juga mulai rusak, membahayakan nyawa penggunanya. 

Jembatan Bendung Pekik Jamal di Desa Bojong, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, kondisinya memprihatinkan. Sejak dibangun pada tahun 80-an, jembatan ini minim perawatan. Akibatnya banyak lubang bermunculan di sepanjang badan jembatan.

Jembatan ini merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Panjatan dan Wates. Agar tetap bisa dilalui warga berinisiatif menggunakan kayu dan seng untuk menambal lubang. Namun kayu dan seng penambal jembatan saat ini kondisinya sudah lapuk karena dimakan usia dan cuaca. Kondisi ini berpotensi membahayakan warga yang melintas, karena bisa terperosok dan jatuh ke sungai.

Meski berbahaya, warga mengaku tetap memilih jalur alternatif ini, demi menyingkat waktu perjalanan untuk sampai ke tempat tujuan. Mereka hanya bisa berharap pemerintah mau memperbaiki jembatan demi keamanan warga.

Jembatan Bendung Pekik Jamal adalah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang awalnya digunakan untuk pengawasan pintu air Bendung Pekik Jamal.

Demi keselamatan warga yang melintas, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berjanji akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk perbaikan Jembatan Bendung Pekik Jamal.

#JembatanBendungPekikJamal #KulonProgo #Yogyakarta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:26
ARMENIA DAN AZERBAIJAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA DALAM KONFLIK NAGORNO-KARABAKH   SINGAPURA HENTIKAN PENGGUNAAN 2 VAKSIN INFLUENZA SKYCELLFLU QUADRIVALENT DAN VAXIGRIPTETRA   ISRAEL MULAI UJI COBA KANDIDAT VAKSIN KORONA POTENSIAL TERHADAP MANUSIA PADA 1 NOVEMBER 2020   TIONGKOK GELAR TES KORONA SECARA MASSAL TERHADAP 4,75 JUTA WARGA XINJIANG SETELAH ADA 137 KASUS KORONA BARU   KEMENAG TENGAH MENYUSUN ATURAN BEBAS KORONA BAGI CALON JEMAAH UMRAH ASAL INDONESIA   POLRI SELIDIKI OKNUM BRIMOB YANG JADI PEMASOK SENJATA KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA (KKB) PAPUA   JENAZAH STAF KPU WONOGIRI YANG DITEMUKAN DI KAMAR HOTEL SOLO DIBAWA KE RSUD DR MOEWARDI SOLO UNTUK DIOTOPSI   SEORANG STAF KPU WONOGIRI DITEMUKAN MENINGGAL DI DALAM KAMAR HOTEL DI SOLO, JAWA TENGAH   KPU KOTA SEMARANG SEDIAKAN 3.447 ALAT BANTU HURUF BRAILE UNTUK PEMILIH PENYANDANG TUNANETRA   SEORANG ISTRI POLISI DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM, JADI TERSANGKA KASUS INVESTASI BODONG & ARISAN DARING RP 200 JUTA   DINKES CILACAP, JAWA TENGAH: 489 DARI 502 SANTRI DI CILACAP SEMBUH DARI KORONA    DEBAT PILKADA BALIKPAPAN, KALTIM, DIBATALKAN KARENA KETUA KPU BALIKPAPAN NOOR TOHA POSITIF TERINFEKSI KORONA   PT KAI: 83.000 TIKET KERETA API TERJUAL UNTUK LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   PRESIDEN JOKOWI RILIS ATURAN BARU PENGELOLAAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) DEMI TEKAN PUNGLI