Kompas TV nasional sapa indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir Akan Bubarkan 14 Perusahaan Milik Negara

Rabu, 30 September 2020 | 23:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Aksi "bersih-bersih" BUMN kembali dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir.

Kementerian BUMN berencana melikuidasi 14 perusahaan pelat merah.

"Ke depan akan ada BUMN yang akan dipertahankan ada 41, BUMN yang dikonsolidasikan ada 34, yang dikelola PPA 19, dan yang akan dilikuidasi melalui PPA ada 14," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga seperti dilansir dari Kompas.com.

Namun Kementerian BUMN tidak menjelaskan secara rinci, BUMN mana saja  yang akan dilikuidasi atau yang layak dibubarkan.

Tak hanya itu, Kementerian BUMN juga bersiap mengubah model bisnis dengan menggabungkan suatu perusahan pelat merah dengan sektor pendukung.

Tujuannya agar kinerja perusahan pelat merah bisa lebih baik dan mampu bersaing dengan negara tetangga.

Pembentukkan holding yang akan dilakukan Kementerian BUMN diantaranya adalah holding BUMN pelabuhan dan pariwisata.

Adapun holding BUMN pelabuhan akan berisi PT Pelindo satu sampai dengan empat.

Sementara Holding BUMN Pariwisata akan terdiri dari PT Garuda Indonesia TBK, PT Angkasa Pura, dan Hotel Indonesia Natour.

Menteri BUMN Erick Thohir memastikan pembentukkan klaster BUMN pariwisata bukan untuk mematikan para pesaing, melainkan demi ekosistem bisnis yang baik.

"Bukan berarti kita gabungkan Garuda, ariport, hotel, Sarinah, kita ingin membunuh pesaing seperti Lion Air atau hotel-hotel swasta atau asing, tapi ini menjadi bagian bagaimana kita bangun ekosistem yang sehat," ujar Menteri BUMN Erick Thohir seperti dilansir dari Kompas.com.

Dalam waktu dekat, Holding BUMN Pariwisata ini akan diserahkan pada presiden.

Kementerian BUMN juga akan membentuk subholding untuk perkebunan dan perhutani.

Kementerian BUMN juga akan membentuk holding klaster pangan-pangan dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia Persero menjadi induknya.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan saat ini Menteri BUMN Erick Thohir lebih memilih membentuk klaster-klaster atau subholding perusahaan pelat merah dibanding membentuk superholding.
 

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:30
PERANCIS PERLUAS KEBIJAKAN JAM MALAM HINGGA KE 54 PROVINSI DALAM UPAYA MENEKAN PENULARAN COVID-19    ITALIA TUTUP BIOSKOP, TEATER, DAN TEMPAT OLAHRAGA HINGGA BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN CEGAH PENULARAN KORONA   ANGKA PENULARAN COVID-19 TINGGI, PM ITALIA PERKETAT PEMBATASAN AKTIVITAS WARGA   BPBD KOTA BEKASI MENCATAT 346 JIWA MENGUNGSI AKIBAT TERDAMPAK BANJIR LUAPAN KALI CILEUNGSI DAN CIKEAS   PLT BUPATI PONOROGO, JATIM, SEBUT 10 PEGAWAI PLN PONOROGO POSITIF COVID-19 SEUSAI TERIMA TAMU DARI SURABAYA   POLRESTABES SURABAYA SITA 8,8 KILOGRAM SABU DAN 17.000 PIL HAPPY FIVE DARI 8 TERSANGKA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA    POLRESTABES SURABAYA TANGKAP 8 TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI JAWA TIMUR   POLRES INDRAGIRI HILIR TANGKAP Y, KURIR NARKOTIKA DENGAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 50 KILOGRAM   KAPOLDA RIAU PASTIKAN KOMPOL IZ, PELAKU PENGEDAR NARKOTIKA JENIS SABU, SEGERA DIPROSES HUKUM   WAKAPOLRES JEMBER SEBUT DARI 5 YANG DITETAPKAN TERSANGKA PERUSAKAN KANTOR DPRD JEMBER, DUA DI ANTARANYA PELAJAR   POLRES JEMBER, JATIM, TETAPKAN 5 TERSANGKA PERUSAKAN KANTOR DPRD JEMBER SAAT UNJUK RASA TOLAK UU CIPTA KERJA   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT WORLD BANK DAN IMF APRESIASI UU CIPTA KERJA   POLRI AKAN TINDAK TEGAS DAN PROSES HUKUM SIAPA PUN YANG TERLIBAT DALAM PEREDARAN SENJATA API ILEGAL DI PAPUA   DINKES KOTA BANJARMASIN, KALSEL, SETUJUI RENCANA SEKOLAH TATAP MUKA YANG DISIAPKAN DINAS PENDIDIKAN AWAL NOVEMBER