Kompas TV regional berita daerah

Pengrajin Daur Ulang Sampah Jadi Peluang Bisnis

Rabu, 30 September 2020 | 01:19 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.TV - Kini semakin banyak inovasi-inovasi yang dilakukan pengrajin untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang bermanfaat dan juga melihatnya sebagai peluang bisnis di tengah pandemi covid-19.

Tim kompas Samarinada menemui salah satu pengrajin bernama Dayang Rusdiana yang tinggal di Jalan Lambung Mangkurat, Rt 22, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketika masuk ke dalam rumahnya, terlihat langsung berbagai macam jenis sampah plastik yang ia kumpulkan dari tangannya, sampah plastik itu telah disulap menjadi puluhan bahkan ratusan tas dan dompet.

Wanita yang telah berumur setengah abad ini melihat sampah plastik menjadi salah satu peluang bisnis. Ia pun belajar secara ototidak sejak tahun 2005 silam untuk membuat tas dan dompet yang sangat modis untuk dikenakan.

Wanita yang akrab disapa Diana ini mengungkapkan, dari ilmu yang didapatkan secara otodidak, ia telah diundang di berbagai sekolah untuk mengajarkan kepada siswa-siswi mengenai cara mengurangi sampah plastik di Samarinda.

Ia juga berharap dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi tas dan dompet serta kerajinan lainnya dapat mengurangi sampah plastik di Samarinda. Terlebih lagi dengan didukungnya percepatan informasi yang sangat mudah, bisa membuat masyarakat mengembangkan dirinya dan berkreasi dari rumah.

Dari ketekunannya, sejumlah prestasi sudah ia raih ketika mengikuti lomba fashion daur ulang dari tingkat kota, provinsi, dan nasional.

Untuk harga kisaran dompet dan tas, Diana mematok dari harga rp 150 ribu hingga rp 350 ribu tergantung dari besar kecilnya, sedangkan untuk baju bisa mencapai rp 200 ribu dan paling mahal rp 750 ribu.

#DaurUlang#SampahPlastik#PeluangBisnis

Editor : KompasTV Tenggarong



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:55
HARI INI, KEMENKES PERIKSA 40.572 SPESIMEN COVID-19   MENDIKBUD MENCATAT 15.000 MAHASISWA MENJADI SUKARELAWAN MITIGASI COVID-19   POLISI KEMBALI PANGGIL PEGAWAI KEJAKSAAN AGUNG YANG MENJADI TERSANGKA KASUS KEBAKARAN   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT 3.545 PASIEN COVID-19 SEMBUH DALAM 24 JAM TERAKHIR   SATGAS PENANGANAN COVID-19 MENCATAT ADA 4.029 KASUS BARU HARI INI   PRESIDEN JOKOWI BERTERIMA KASIH KEPADA PUTRA MAHKOTA ABU DHABI MOHAMED BIN ZAYED KARENA NAMANYA DIJADIKAN NAMA JALAN   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH JELASKAN URGENSI PEMBANGUNAN PARIWISATA DI PULAU RINCA   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH LIBATKAN PEGIAT LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA DI PULAU RINCA   WALI KOTA SOLO FX RUDYATMO BERHARAP TAK ADA PHK KARYAWAN SETELAH PEMERINTAH PUSAT TIDAK NAIKKAN UPAH MINIMUM   WAPRES MA'RUF AMIN MENILAI PILKADA TETAP DIGELAR UNTUK PENUHI HAK KONSTITUSI RAKYAT   KETUA DPR PUAN MAHARANI BERHARAP GENERASI MUDA BISA MENJADI PILAR KEBANGKITAN MENGHADAPI PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 MINTA DESTINASI WISATA ANTISIPASI KLASTER LIBUR PANJANG   SATGAS PENANGANAN COVID-19 BERHARAP MAHASISWA IKUT MENYADARKAN MASYARAKAT SOAL ANCAMAN COVID-19   NAWAWI POMOLANGO: DENGAN PERPRES SUPERVISI, TAK ADA LAGI PENEGAK HUKUM YANG TIDAK BEKERJA SAMA DENGAN KPK