Kompas TV nasional berita kompas tv

Peneliti Sebut Face Shield Tak Efektif Cegah Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Ketua IAKMI

Selasa, 29 September 2020 | 10:01 WIB

KOMPAS.TV - Sejumlah penelitian menyebut penggunaan pelindung wajah atau face shield hampir tidak efektif menangkal covid-19.

Maraknya penggunaan face shield, hendaknya tetap dibarengi dengan penggunaan masker.

Pemakaian face shield kian menjamur di tengah masyarakat. Padahal, efektivitas face shield dalam menangkal droplet tidaklah maksimal.

Pedagang face shield kini khawatir, keberadaan pelindung wajah ini akan sama dengan masker scuba. Mereka berharap, pemerintah tak melarang penggunaan face shield, meski tak efektif menangkal virus.

Sebab, pelarangan masker scuba saja, sudah membuat penjualan mereka turun drastis.

Epidemiolog Griffith University Australia menyebut, face shield tidak bisa menggantikan fungsi masker untuk menghindari percikan droplet. Penggunaan face shield hanya sebagai pelindung tambahan di samping penggunaan masker.

Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetap menjadi hal terpenting dalam pencegahan covid-19.

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, mengatakan, masyarakat banyak yang salah sangka. 

Banyak yang merasa, bila menggunakan face shield, sudah paling aman dari penularan virus.

Padahal, face shield hanyalah pelengkap, setelah menggunakan masker sebagai pelindung utama.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:25
HINGGA 16 JANUARI 2021, RS POLRI MENERIMA 162 KANTONG BERISI BAGIAN TUBUH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   MENKES: VAKSINASI TAK HANYA LINDUNGI INDIVIDU, MELAINKAN MENCIPTAKAN KEKEBALAN POPULASI ATAU “HERD IMMUNITY”   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TELAH TERBITKAN ATURAN STANDARISASI MASKER BERBAHAN KAIN   JAWA TENGAH MENDAPAT PENGHARGAAN DARI OJK SEBAGAI PROVINSI TERBAIK PENGGERAK KEUANGAN INKLUSIF NASIONAL   HARGA EMAS BATANGAN PT ANTAM HARI INI TURUN RP 8.000 PER GRAM MENJADI RP 948.000   MENTERI ERICK THOHIR MEMINTA DIREKSI BUMN BELAJAR NILAI KEPEDULIAN DARI MILENIAL   HINGGA 16 JANUARI 2021, TIM SAR MASIH MELAKUKAN PENCARIAN 15 KORBAN YANG TERTIMBUN LONGSOR DI SUMEDANG, JABAR   KOMISI VIII DPR AKAN MENGUTAMAKAN PERAN MITIGASI ATAU PENCEGAHAN UNTUK MENGURANGI DAMPAK BENCANA ALAM   WAKIL KETUA KOMISI VIII DPR ACE HASAN AKAN MELAKUKAN PENDAMPINGAN TERKAIT PERSOALAN KEBENCANAAN DI INDONESIA   DINSOS DKI: SEBANYAK 5.563 KELUARGA DI KEPULAUAN SERIBU AKAN MENERIMA BANTUAN SOSIAL TUNAI COVID-19   HARI INI, PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MENINJAU LANGSUNG LOKASI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   TNI AU MENYALURKAN BANTUAN BERUPA 34 PERAHU KARET UNTUK PENANGANAN BANJIR DI BALANGAN, KALIMANTAN SELATAN   BNPB: SEBANYAK 3.571 UNIT RUMAH TERENDAM BANJIR DI KABUPATEN BALANGAN, KALIMANTAN SELATAN   BNPB MENYERAHKAN DANA BANTUAN KEBUTUHAN POKOK BAGI KORBAN GEMPA DI MAMUJU DAN MAJENE SEBESAR RP 4 MILIAR