Kompas TV regional berita daerah

Sempat Viral Video Anak Kecil Tolak di Tilang, Polisi: Aksi "Freestyle" Kedua Bocah Sangat Berbahaya

Senin, 28 September 2020 | 08:15 WIB

GOWA, KOMPAS.TV - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang bocah menolak saat akan ditilang oleh polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak viral di media sosial.

Sebelumnya , polisi mendapati kedua bocah ini tengah melakukan aksi freestyle di jalanan, tanpa helm, dan perlengkapan berkendara.

Di dalam rekaman berdurasi satu menit ini, terlihat dua orang bocah terus menangis dan memohon ampun dihadapan polisi, agar motor yang mereka kendarai tidak ditahan.

Kejadian ini bermula saat Kapolsek Tinggimoncong, mendapati kedua bocah ini sedang melakukan aksi "Freestyle" di jalan raya, tanpa perlengkapan berkendara.

Meski menangis,  polisi tetap memberikan efek jera kepada kedua bocah tersebut, agar kejadian yang sama tidak mereka ulangi lagi.

Selain itu, polisi  juga mengimbau kepada seluruh orangtua, agar bisa selektif dalam memberikan fasiltas kendaraan sebagai upaya untuk menghindari kejadian-kejadian yang dapat membahayakan nyawa sang anak.

#LiveStreaming #BreakingNews #Kompastv

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. 

Media sosial Kompas TV: 
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV 
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv 
Twitter: https://twitter.com/KompasTV 
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:51
MENTERI PPPA DORONG PEREMPUAN TERLIBAT DAN KAWAL PROSES PILKADA SERENTAK 2020   PEMPROV BANTEN PERPANJANG PSBB DI TANGERANG SELATAN SELAMA SATU BULAN   KEMENDESA PDTT TARGETKAN PENDIRIAN 5.300 LEMBAGA KEUANGAN DESA HINGGA 2022   MENKES: TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MELAMPAUI PERSENTASE KESEMBUHAN SECARA GLOBAL   SATGAS PEN: BANTUAN SUBSIDI UPAH PEKERJA YANG BERPENGHASILAN DI BAWAH RP 5 JUTA GELOMBANG DUA CAIR NOVEMBER-DESEMBER   CEGAH BANJIR, KAMPUNG SEPATAN, JAKARTA UTARA, BUAT KOLAM RETENSI SEPANJANG 400 METER DAN KEDALAMAN 6 METER   POLISI PERIKSA PENGEMBANG MELATI RESIDENCE TERKAIT KASUS TURAP LONGSOR DI CIGANJUR   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM PENGADILAN TIPIKOR JAKARTA TOLAK EKSEPSI JAKSA PINANGKI   KETUA SATGAS PEN SEBUT SERAPAN ANGGARAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL BELUM CAPAI 50 PERSEN   PT BIO FARMA BANTAH HARGA VAKSIN COVID-19 SINOVAC UNTUK INDONESIA LEBIH MAHAL DARI BRASIL   KETUA TGPF BENNY MAMOTO UNGKAP HINGGA KINI BELUM ADA SAKSI MATA DALAM KASUS PENEMBAKAN PENDETA YEREMIA   BAWASLU KALIMANTAN BARAT TEMUKAN 12 PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DI PILKADA 2020   KETUA DPR PUAN MAHARANI: PILKADA PENTING DIGELAR DEMI PASTIKAN PENANGANAN COVID-19 DI DAERAH TERLAKSANA DENGAN BAIK   MENPAREKRAF WISHNUTAMA KUSUBANDIO: PROTOKOL KESEHATAN KUNCI BANGKITNYA PARIWISATA