Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pelaku Pungli Tewas Usai Ditangkap, Diduga Dianiaya Polisi

Minggu, 27 September 2020 | 16:09 WIB

SUMATERA UTARA, KOMPASTV - Seorang warga Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara meninggal dunia diduga dianiaya petugas kepolisian.

Dalam video milik kakaknya, Rahman Marpaung sedang diinterogasi pihak kepolisian di Kabupaten Tapanuli Utara usai ditangkap dari tempat pelariannya.

Rahman kabur karena rebutan senjata dengan polisi dan menyebabkan polisi tersebut tertembak di bagian perut pada saat kepolisian melakukan operasi pemberantasan pungli di jalan lintas.

Polisi yang tertembak saat ini telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Di depan polisi, Rahman masih sempat video call dengan kakaknya untuk menunjukkan lokasi senjata polisi yang disembunyikan dan ditanamnya.

Rahman kemudian dibawa ke polsek Aek Kanopan Resort Labuhan Batu untuk penyidikan dan pemeriksaan.

Namun di pagi harinya, keluarga menerima tubuh rahman dalam keadaan meninggal dunia.

Keluarga kesal dan menduga Rahman meninggal karena dianiaya oleh polisi sehingga keluarga membawa jenazah ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan autopsi.

Keluarga sempat melihat jenazah Rahman yang mengalami sejumlah luka di bagian wajah dan kakinya.

Keluarga berharap, penyebab kematian Rahman untuk diungkap dengan sebenarnya dan menghukum polisi yang diduga melakukan penyiksaan.

Editor : Theo Reza



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:55
MENTERI PPPA DORONG PEREMPUAN TERLIBAT DAN KAWAL PROSES PILKADA SERENTAK 2020   PEMPROV BANTEN PERPANJANG PSBB DI TANGERANG SELATAN SELAMA SATU BULAN   KEMENDESA PDTT TARGETKAN PENDIRIAN 5.300 LEMBAGA KEUANGAN DESA HINGGA 2022   MENKES: TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MELAMPAUI PERSENTASE KESEMBUHAN SECARA GLOBAL   SATGAS PEN: BANTUAN SUBSIDI UPAH PEKERJA YANG BERPENGHASILAN DI BAWAH RP 5 JUTA GELOMBANG DUA CAIR NOVEMBER-DESEMBER   CEGAH BANJIR, KAMPUNG SEPATAN, JAKARTA UTARA, BUAT KOLAM RETENSI SEPANJANG 400 METER DAN KEDALAMAN 6 METER   POLISI PERIKSA PENGEMBANG MELATI RESIDENCE TERKAIT KASUS TURAP LONGSOR DI CIGANJUR   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM PENGADILAN TIPIKOR JAKARTA TOLAK EKSEPSI JAKSA PINANGKI   KETUA SATGAS PEN SEBUT SERAPAN ANGGARAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL BELUM CAPAI 50 PERSEN   PT BIO FARMA BANTAH HARGA VAKSIN COVID-19 SINOVAC UNTUK INDONESIA LEBIH MAHAL DARI BRASIL   KETUA TGPF BENNY MAMOTO UNGKAP HINGGA KINI BELUM ADA SAKSI MATA DALAM KASUS PENEMBAKAN PENDETA YEREMIA   BAWASLU KALIMANTAN BARAT TEMUKAN 12 PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DI PILKADA 2020   KETUA DPR PUAN MAHARANI: PILKADA PENTING DIGELAR DEMI PASTIKAN PENANGANAN COVID-19 DI DAERAH TERLAKSANA DENGAN BAIK   MENPAREKRAF WISHNUTAMA KUSUBANDIO: PROTOKOL KESEHATAN KUNCI BANGKITNYA PARIWISATA