Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pada Jokowi, Dokter Ini Ungkap Apa yang Paling Dirasakan Pasien Covid-19

Minggu, 27 September 2020 | 12:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo melakukan perbincangan melalui sambungan video dengan dokter spesialis paru yang ikut menangani pasien Covid-19.

Momen perbincangan tersebut terunggah dalam channel Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (27/9/2020).

Dalam perbincangan dengan dr. Faisal Rizal Matondang, Sp.P, membuat Presiden Joko Widodo merasakan betul perjuangan, dedikasi, dan kerja keras yang ditunjukkan para dokter di tengah pandemi Covid-19

Bahkan, melalui perbincangan itu terungkap bahwa dokter yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tersebut sempat dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

"Dokter Faisal lagi di mana? Sepertinya sedang tidak bertugas?" tanya Presiden di awal pembicaraan. 

"Hari ini saya pertama masuk, Pak, setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena Covid. Jadi saya sudah menjalani perawatan segala macam," jawab Faisal.

Dokter Faisal menangani pasien Covid-19 semenjak bulan Januari 2020 di Indonesia. Pasien pertama Covid-19 ditanganinya pada bulan Maret 2020.

Sebelumnya, Dokter Faisal telah menjalani perawatan untuk memulihkan kondisinya. Setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan dilakukan tes usap, ia dinyatakan sembuh dan dapat kembali bertugas.

"Alhamdulillah sudah sembuh. Dokter Faisal, bagaimana penanganan Covid di RSPI Sulianti Saroso?" Presiden melanjutkan perbincangan.

Dokter spesialis paru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut menjelaskan bahwa perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut sudah sesuai dengan prosedur dan standar dari Kementerian Kesehatan. 

Faisal juga menjelaskan, bahwa kebosanan merupakan salah satu hal utama yang dirasakan pasien saat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit.

Untuk mengatasi hal tersebut, Faisal memberikan atensi yang lebih untuk berbincang dengan pasiennya, meski merasakan sesak selama menggunakan masker dan APD.

Editor : aryo bimo



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:27
SINGAPURA HENTIKAN SEMENTARA PENDAFTARAN PASIEN UJI COBA OBAT ANTIBODI KORONA DARI PERUSAHAAN FARMASI AS, ELI LILLY   SATGAS COVID-19 PAPUA: 3.359 PASIEN POSITIF KORONA MASIH DIRAWAT   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI TENGAH: 726 POSITIF, 462 SEMBUH, 28 MENINGGAL DUNIA   GUBERNUR SULTENG LONGKI DJANGGOLA USULKAN KOTA/KABUPATEN AJUKAN PENERAPAN PSBB DI TENGAH LONJAKAN KASUS KORONA   SEBANYAK 16.000 PETUGAS KPPS DI KOTA MAKASSAR, SULSEL, AKAN JALANI TES CEPAT KORONA PADA 14-20 NOVEMBER 2020   SEORANG STAF TATA USAHA IPDN KAMPUS DI PRAYA, LOMBOK TENGAH, NTB, POSITIF TERINFEKSI KORONA   DELAPAN MAHASISWA DITANGKAP DAN DUA POLISI TERLUKA DALAM DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA DI BIMA, NTB   DINKES KOTA SEMARANG: 7 ORANG DARI KLASTER DEMO DI SEMARANG SEMBUH DARI KORONA   SATGAS COVID-19: DAMPAK DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA TERHADAP KASUS KORONA AKAN TERLIHAT DALAM 2-4 PEKAN KE DEPAN   SEBANYAK 151 HOTEL DI KOTA BATAM BERSERTIFIKAT MEMENUHI SYARAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   MENKES YAKIN PROSES PENGUJIAN VAKSIN KORONA AKAN TERUS DILAKUKAN UNTUK SEMUA KELOMPOK MASYARAKAT   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO SEBUT VAKSIN KORONA YANG SEDANG DIUJI KLINIS BUKAN UNTUK ANAK DAN LANSIA   KPU: SELAMA 3 PEKAN MASA KAMPANYE, KAMPANYE DARING BARU 4% DAN KEGIATAN TATAP MUKA MASIH MASIF   BAWASLU KHAWATIR RENTANG 6 JAM PENCOBLOSAN TAK CUKUP MEMFASILITASI 500 PEMILIH DI SATU TPS