Kompas TV internasional kompas dunia

China Dilaporkan Hancurkan Ribuan Masjid di Xinjiang

Jumat, 25 September 2020 | 16:45 WIB
china-dilaporkan-hancurkan-ribuan-masjid-di-xinjiang
Masjid Utama di Weizhou, China. (Sumber: AP Photo)

XINJIANG, KOMPAS.TV - China dilaporkan telah merusak dan menghancurkan ribuan masjid di Xinjiang selama tiga tahun terakhir.

Penghancuran tersebut membuat jumlah masjid di sana menjadi yang paling sedikit sejak era Revolusi Kebudayaan.

Adalah pihak Institut Kebijakan Politik Australia (ASPI) yang mengeluarkan laporan tersebut.

Baca Juga: Covid-19 di AS Tembus 7 Juta Kasus Setelah Wabah di Midwest Merebak

Seperti dikutip The Guardian, ASPI mendapatkan data tersebut melalui gambaran satelit.

Selain itu, juga berdasarkan laporan di lapangan untuk memetakan bangunan kamp tahanan yang ekstensif dan berkelajutan serta perusakan situs budaya dan agama di wilayah barat laut.

APSI mengungkapkan Pemerintah China mengklaim ada lebih dari 24.000 masjid di Xinjiang dan berkomitmen untuk melindungi serta menghormati keyakinan agama.

Baca Juga: Pria Amerika Tewas Karena Terlalu Banyak Makan Permen

Namun, dari penemuan tersebut diperkirkan saat ini masjid yang berdiri kurang dari 15.000 bangunan. Selain itu lebih dari setengahnya mengalami kerusakan.

“Ini adalah angka terendah sejak revolusi kebudayaan, ketika hanya kurang dari 3.000 masjid yang bertahan,” bunyi laporan tersebut.

Selain masjid, sekitar 50 persen situs budaya yang dilindungi telah rusak atau hancur, termasuk Ordam Mazar, sebuah kota ziarah kuno yang berasal dari abad ke-10.

Menurut laporan itu, sejak 2017 diperkirakan 30 persen masjid telah dihancurkan dan 30 persen lainnya rusak termasuk penghapusan fitur arsitektur seperti menara atau kubah.

Baca Juga: Mengejutkan, Kim Jong-Un Minta Maaf Atas Penembakan Pejabat Korea Selatan

Sementara itu beberapa bagian diubah menjadi jalan dan tempat parkir mobil atau diubah untuk keperluan pertanian.

China sendiri mendapat tekanan dari dunia terkait masalah pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang

Tekanan represif dilakukan pemerintah China kepada jutaan muslim Uighur dan Turki di sana, meski yang bersangkutan membantah hal tersebut.

Penulis : Haryo Jati

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19