Kompas TV regional berita daerah

Anak Balita Papua Menangis Tak Mau Ditinggal Prajurit Satgas Yonif 413 Kostrad

Kamis, 24 September 2020 | 19:25 WIB

KEEROM, KOMPAS.TV - Dalam menjamin stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif MR 413 Kostrad melaksanakan patroli keamanan di Kampung-Kampung wilayah sekitar Pos Satgas.

Hal itu juga dilakukan oleh Pos Satgas Pitewi, salah satu Pos Satgas jajaran Yonif MR 413 Kostrad yang berlokasi di Kampung Pitewi Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. Pos pimpinan Kapten Inf Rum Patria Misa ini secara rutin melakukan patroli di wilayah Kampung binaannya.

ada kejadian unik saat Pos Satgas Pitewi melakukan Patroli keamanan yang dilakukannya kemarin (Rabu 23/09). Diketahui dalam video streaming berdurasi 01:43 menit yang terekam secara spontan, terdapat anak kecil berusia 3 tahun yang menangis menjerit keras kepada Ibunya bahwa ia ingin ikut bersama sekelompok TNI menuju Pos.

"Pada hari itu waktu menunjukkan pukul 12:00 WIT, sehingga kami bersama tim memutuskan untuk beristirahat sejenak untuk melaksanakan Ibadah Shalat Dzuhur di ujung Kampung Pitewi. Namun sesaat setelah ibadah dan kami melanjutkan perjalanan, ada seorang anak bernama Elvino yang berteriak histeris ingin ikut bersama rombongan kami. Walaupun telah dibujuk oleh ibunya, namun ia tetap bersikeras ingin ikut bersama Rombongan Satgas. Beruntung salah satu Prajurit bernama Pratu Harbi Manulang menenangkan anak tersebut dengan menggendongnya di pundak kiri sang Prajurit." Jelas Rum.

sang ibu balita ini harus memaksa elvino untuk turun dari pundak sang prajurit yang kemudian ikut bersamanya. "nanti deng bapak pergi ke pos, bapak satgas dia mau lanjut perjalanan." ujar mama elvino sambil menarik anaknya.

Dari video tersebut menunjukan kedekatan dan keakraban antara satgas yonif mr 413 kostrad dengan masyarakat baik dewasa, remaja maupun anak kecil.

 

#PENGAMANANDIPERBATASAN
#KOSTRADYONIFMR413
#TNI

 

Editor : KompasTV Makassar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:43
KPK AJUKAN BANDING ATAS VONIS BUPATI NONAKTIF SOLOK SELATAN MUZNI ZAKARIA   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA DAN AUSTRALIA PERTEGAS KERJA SAMA DI BIDANG HUKUM DAN KEAMANAN   PERIKSA CHAIRUMAN HARAHAP, KPK DALAMI SOAL PENYUSUNAN DAN PENGESAHAN ANGGARAN PROYEK KTP ELEKTRONIK   KPK PERIKSA MANTAN KETUA KOMISI II DPR CHAIRUMAN HARAHAP SEBAGAI SAKSI KASUS KTP ELEKTRONIK   KEPALA SEKRETARIAT KSP AKAN MELAPOR KE KPK SOAL PRESIDEN JOKOWI YANG MENDAPAT SEPEDA LIPAT   KEMENAG TEGASKAN DANA BANTUAN BAGI PESANTREN TIDAK BOLEH DIPOTONG   GUBERNUR DIY SULTAN HAMENGKUBUWONO X PERSILAKAN ASN UNTUK KELUAR DAERAH SAAT LIBUR PANJANG   POLRI MENGATAKAN SENJATA YANG DIDUGA DIPERJUALBELIKAN OKNUM BRIMOB BUKAN SENJATA ORGANIK ATAU DINAS   SEKRETARIS UMUM PP MUHAMMADIYAH: MAULID NABI SEBAIKNYA TIDAK ADA SEREMONIAL YANG HADIRKAN BANYAK ORANG   KUASA HUKUM BAHAR BIN SMITH SEBUT KLIENNYA BERENCANA AJUKAN PRAPERADILAN ATAS STATUS TERSANGKA BARU   POLDA JABAR TETAPKAN BAHAR BIN SMITH SEBAGAI TERSANGKA KASUS PENGANIAYAAN SECARA BERSAMA-SAMA    JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA NAIK 19 PERSEN DI PEKAN KETIGA OKTOBER 2020   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 MEMPREDIKSI LIBUR PANJANG AKAN BERDAMPAK PADA KENAIKAN KASUS POSITIF COVID-19   PEMKOT BEKASI, JABAR, KEMBALI IZINKAN BIOSKOP BEROPERASI DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN PEKAN INI