Kompas TV bisnis kompas bisnis

Lonjakan Angka Pernikahan Dini di Tengah Pandemi Corona, Ada Apa?

Rabu, 23 September 2020 | 22:20 WIB

BLITAR, KOMPAS.TV - Ditengah pandemi corona, jumlah anak yang mengajukan dispensasi pernikahan di Pengadilan Agama Blitar meningkat tajam hingga dua kali lipat.

Dari Januari hingga Agustus ada 408 pemohon dispensasi nikah.

Dari 408 pemohon, 20 persennya karena kasus hamil di luar pernikahan.

Menurut Kementerian Agama Blitar, salah satu faktor meningkatnya dispensasi nikah ini karena minimnya pengawasan orangtua pada aktifitas anak-anaknya di tengah pandemi corona.

Pemerintah daerah pun kini tengah gencar melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan dini.

Persoalan pernikahan dini yang dilakukan pasangan dibawah umur semakin memperihatikan dan anehnya, angka pernikahan dini justru mengalami lonjakan peningkatan saat kita dihadapkan pada pandemi corona saat ini.

Lalu apa faktor yang mendorong pasangan muda mengajukan permohonan untuk menikah secara dini?

 

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:49
ANDREA DOVIZIOSO BELUM PUNYA TIM BALAPAN MOTOGP MUSIM DEPAN USAI PUTUSANNYA TINGGALKAN DUCATI PADA AKHIR MUSIM 2020   MANTAN PRESIDEN KORSEL LEE MYUNG-BAK DIPERINTAHKAN KEMBALI KE PENJARA SETELAH MA BERI HUKUMAN PENJARA 17 TAHUN   TERUS MERUGI AKIBAT DAMPAK PANDEMI, BOEING BERENCANA PHK 7.000 KARYAWAN   JUMLAH KASUS KORONA DI JERMAN: 488.236 POSITIF, 336.688 SEMBUH, 10.288 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI PERANCIS: 1.280.215 POSITIF, 119.413 SEMBUH, 35.823 MENINGGAL DUNIA   PERANCIS AKAN BERLAKUKAN KEBIJAKAN KARANTINA ATAU PEMBATASAN WILAYAH SELAMA SATU BULAN KE DEPAN   PERANCIS DAN JERMAN KEMBALI MEMBERLAKUKAN PEMBATASAN WILAYAH UNTUK MENAHAN LAJU PENULARAN KORONA   KEMLU PASTIKAN TIDAK ADA WNI YANG MENJADI KORBAN PENUSUKAN DI NICE, PERANCIS   PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON, PM JEAN CASTEX, DAN MENTERI LAINNYA RAPAT DARURAT ATAS PENUSUKAN DI NICE   DUA ORANG TEWAS AKIBAT PENUSUKAN OLEH SEORANG TAK DIKENAL DI KOTA NICE, PERANCIS   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 18.298 POSITIF, 16.301 SEMBUH, 463 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 33.100 POSITIF, 27.508 SEMBUH, 1.720 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 35.607 POSITIF, 24.999 SEMBUH, 714 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 52.020 POSITIF, 45.937 SEMBUH, 3.740 MENINGGAL DUNIA