Kompas TV nasional berita kompas tv

Pasca Banjir Bandang, Ahli Temukan Longsor di Taman Nasional Gunung Salak

Rabu, 23 September 2020 | 20:00 WIB

KOMPAS.TV - Salah satu sungai di Taman Nasional Gunung Salak ini lebih lebar dengan material batu yang lebih banyak.

Tim peneliti dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB menemukan ada longsoran di Taman Nasional Gunung Salak saat hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Bogor kemarin.

Longsoran di Taman Nasional Gunung Salak diperkirakan terjadi karena curah hujan yang tinggi membuat sejumlah material terbawa hingga menyebabkan banjir bandang yang merusak rumah warga.

Tercatat puluhan rumah yang ada di 31 desa di Kabupaten Bogor terdampak banjir dan longsor.

Warga diimbau untuk selalu waspada mengingat intensitas hujan masih tinggi.

BMKG mencatat hujan berkategori ekstrem terjadi di kawasan puncak Kabupaten Bogor kemarin.

Curah hujan ekstrem ini diklaim sebagai yang pertama kali terjadi sepanjang musim kemarau tahun ini.

Lebih lengkap mengenai temuan adanya longsor di Taman Nasional Gunung Salak dan potensi ancaman longsor, kita bahas dengan Ahli Hidrologi Hutan dan Pengelolaan DAS Institut Pertanian Bogor, Nana Mulyana.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pelestari Kerajinan Tenun

Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:23 WIB
Berita Daerah

Pelabuhan Sanur Ramai

Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:16 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:30
KPK AJAK MASYARAKAT PILIH CALON KEPALA DAERAH YANG JUJUR DAN BERINTEGRITAS DALAM PILKADA 2020   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DORONG PEMULIHAN EKONOMI SEKTOR TRANSPORTASI   MENKO POLHUKAM: PERLU SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK UNTUK WUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BERSIH   MENKUMHAM YASONNA LAOLY TEGASKAN PENTINGNYA REVOLUSI DIGITAL PELAYANAN PUBLIK   BPOM SEBUT TAK KESAMPINGKAN ASPEK KEAMANAN, KHASIAT, DAN MUTU DALAM PEMBERIAN PERSETUJUAN VAKSIN COVID-19   SATGAS COVID-19 INDRAMAYU TERBITKAN ATURAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA MASA PILKADA 2020   KKP SEBUT TELAH MELATIH 47.000 ORANG DALAM SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: IZIN USAHA PENGOLAHAN KOMODITAS PERIKANAN SEMAKIN MUDAH DAN CEPAT   CEGAH PRAKTIK PENYIMPANGAN KOPERASI, KEMENKOP DAN UKM MULAI TERAPKAN REFORMASI SISTEM PENGAWASAN KOPERASI   BAWASLU RIAU AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   PT PUPUK INDONESIA TELAH SALURKAN 69 JUTA TON PUPUK BERSUBSIDI KEPADA PETANI   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: APLIKASI SIPETAK UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA PENGELOLAAN TAMBAK   MENKOMINFO: HAK ATAS KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN BERPENDAPAT DI INDONESIA MEMILIKI BATAS YANG HARUS DIPATUHI   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM BERSATU LAWAN COVID-19 UNTUK OPTIMALKAN OPERASI YUSTISI