Kompas TV regional berita daerah

Krisis! Warga 24 Kecamatan di NTT Rela Berjalan 3 Kilometer untuk Air Bersih

Rabu, 23 September 2020 | 15:12 WIB

NUSA TENGGARA TIMUR, KOMPAS.TV - 24 kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, mengalami krisis air bersih.

Warga terpaksa berjalan hingga 3 kilometer untuk mendapatkan air bersih di lokasi sumber air yang masih tersisa di lereng bukit.

Sejak bulan Februari 2020, sebagian besar warga di perbatasan negara Indonesia dan Timor Leste, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, mengalami krisis air bersih.

Warga di pinggiran Kota Kefamenanu terpaksa berjalan hingga 3 kilometer untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Itu pun yang mereka dapat berupa air kubangan, ataupun sumber air yang alirannya kecil.

Sebagian warga terpaksa membeli air dari pengusaha dengan harga yang cukup mahal. Warga harus mengeluarkan biaya 75 ribu hingga 350 ribu rupiah, tergantung jarak.

Terkait kondisi kekeringan yang dialami warga, pihak pemerintah daerah mengatakan akan memberikan bantuan air bersih bagi semua warga dengan anggaran yang disiapkan.

Warga telah mengalami kesulitan air bersih selama 7 bulan.

Namun hingga saat ini, bantuan pemerintah tak kunjung sampai ke masyarakat.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:51
MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DUKUNG PENEGAKAN HUKUM BAGI PEMBUANG LIMBAH RADIOAKTIF ILEGAL   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SAMPAIKAN NADA POSITIF DAN OPTIMISTIS KEPADA MASYARAKAT DALAM HADAPI COVID-19   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19 AIRLANGGA HARTARTO SEBUT DAERAH ZONA MERAH DIDAHULUKAN DALAM VAKSINASI COVID-19   BUPATI BOGOR MINTA PENGUNJUNG PASAR DAN MAL TETAP TERAPKAN MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK, DAN MENCUCI TANGAN   ANTISIPASI BANJIR, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN HARAP CAMAT DAN LURAH DI JAKARTA PUNYA ALAT UKUR HUJAN   BADAN NARKOTIKA NASIONAL TELUSURI DUGAAN KEBUN GANJA DI TASIKMALAYA   BNN ACEH MUSNAHKAN 3,5 HEKTAR LADANG GANJA DI KAKI GUNUNG SEULAWAH, ACEH BESAR   KEMENSOS: 10 JUTA PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERIMA BANTUAN BERAS 45 KG PER KELUARGA   WAKIL MENTERI BUMN BUDI GUNADI SARANKAN PELAKU INDUSTRI JAGA ARUS KAS KEUANGAN HINGGA 2022   MENDAG DORONG USAHA KECIL MENENGAH JAJAKI PASAR EKSPOR KE BRASIL DAN ARGENTINA   WAKIL KETUA DPRD DKI M TAUFIK MINTA PEMPROV SEDIAKAN KANTONG BELANJA RAMAH LINGKUNGAN   DUKUNG PERCEPATAN PENGEMBANGAN VAKSIN, KEMENRISTEK BERENCANA BANGUN PABRIK VAKSIN COVID-19 SKALA KECIL DI SERPONG   SATGAS COVID-19 MINTA MASYARAKAT CERMAT DALAM MEMILAH DAN MEYIKAPI INFORMASI SOAL VAKSIN COVID-19   PANDEMI KORONA, SATGAS COVID-19: PENUNDAAN KOMPETISI SEPAK BOLA NASIONAL LIGA 1 DEMI KESELAMATAN MASYARAKAT