Kompas TV klik360 tahu gak sih lo?

Indonesia dan Presiden Jokowi Berperan Penting di Sidang Majelis Umum PBB ke-75

Selasa, 22 September 2020 | 21:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo akan berpidato untuk pertama kalinya dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-75.

Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato pada tanggal 23 September 2020, dalam Sesi Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum PBB ke-75.

Karena saat ini dalam masa pandemi, maka pidato presiden akan disampaikan secara virtual. Di mana, presiden akan menyerukan pentingnya solidaritas kepemimpinan kolektif global, dalam menangani tantangan global.

Seperti misalnya mendorong kerja sama dalam penanganan aspek kesehatan, khususnya memastikan semua negara mendapatkan akses vaksin yang aman dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, mendorong kerja sama dari aspek ekonomi, khususnya mengoreksi kelemahan global supply chains yang terjadi, untuk memastikan peluang ekonomi Indonesia pascapandemi tetap terjaga.

SMU PBB telah dilaksanakan pertama kali pada tahun 1946. Dan tahun ini, isu Covid-19 menjadi pembahasan utama dalam SMU PBB. Selain itu, beberapa isu penting lainnya yang selalu didorong dalam SMU PBB adalah isu perdamaian dunia, pembangunan ekonomi, HAM, hukum internasional, dan lain sebagainya.

Keterlibatan Indonesia di dalam SMU PBB juga sebagai wujud untuk melaksanakan amanat konstitusi, di mana Indonesia harus berperan dalam perdamaian dunia.

Penulis : Laura Elvina



BERITA LAINNYA


Polisiku

Polisi Pengayom Sejati - POLISIKU

Sabtu, 28 November 2020 | 20:06 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:29
PEMKOT MALANG AKAN REVITALISASI TIGA PASAR RAKYAT PADA 2021    DINKES KABUPATEN KLATEN, JAWA TENGAH: 40 PETUGAS PENYELENGGARA PILKADA KLATEN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   PENGAMANAN NATAL DAN TAHUN BARU 2021, KORLANTAS POLRI SIAPKAN REKAYASA LALU LINTAS   PMI: TAK ADA PENULARAN COVID-19 LEWAT DARAH, MASYARAKAT TETAP BISA DONOR DARAH   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DORONG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI NASIONAL   MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   BPOM: VAKSIN COVID-19 SINOVAC SUDAH MEMENUHI SYARAT UNTUK DAPAT LABEL HALAL DARI MUI   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SEKOLAH TATAP MUKA HARUS SEIZIN PERWAKILAN ORANGTUA   BUPATI BANYUMAS: PENYEBARAN COVID-19 DI BANYUMAS AKIBAT TRANSMISI LOKAL YANG TAK TERKENDALI   BAWASLU PAPUA BARAT HARAP TIDAK ADA PEMUNGUTAN SUARA ULANG PADA PILKADA PAPUA BARAT   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MUI DAN TOKOH AGAMA BANGUN KESADARAN PENTINGNYA VAKSIN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI SEBUT MULAI 2021 PEMERINTAH AKAN BANGUN 7 LOKASI PEMBIBITAN TANAMAN   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO HARAP VAKSIN MERAH PUTIH DIDISTRIBUSIKAN DI TRIWULAN 4 2021   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO SEBUT BUTUH 360 JUTA DOSIS VAKSIN UNTUK CAPAI "HERD IMMUNITY" COVID-19