Kompas TV regional peristiwa

Banjir Bandang Sukabumi: Ketinggaian hingga 6 Meter, 2 Warga Hanyut

Senin, 21 September 2020 | 22:26 WIB
banjir-bandang-sukabumi-ketinggaian-hingga-6-meter-2-warga-hanyut
Ilustrasi: banjir. Banjir Bandang di Sukabumi, Ketinggaian hingga 6 Meter, 2 Warga Hanyut. (Sumber: Istimewa)

 

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Hujan deras sejak Senin (21/9/2020) sore mengakibatkan banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat.

Banjir bandang di Sukabumi dilaporkan berasal dari sejumlah anak sungai Cicatih yang meluap.

"Ketinggian air mencapai sekitar lima hingga enam meter," ujar koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, dikutip dari Kompas.com, Senin.

Baca Juga: Detik-detik Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Mobil Ikut Hanyut

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Sukabumi menyebutkan bahwa banjir bandang melanda sejumlah kampung di empat desa dan satu kelurahan.

Masing-masing Kampung Cipari Desa Cisaat, Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, Kampung Nyangkowek, dan Kampung Lio Desa Mekarsari, Perumahan Setia Budi Desa Bangbayang.

Penulis : Fadhilah

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:56
TARGETKAN 77,5 PERSEN PARTISIPASI PADA PILKADA 2020, KPU GANDENG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT   KPK PANGGIL SEMBILAN SAKSI DALAM KASUS KORUPSI STADION MANDALA KRIDA YOGYAKARTA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SELEKSI GURU PPPK DILAKUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN   MENKEU SRI MULYANI SEBUT TERUS JAGA APBN TETAP SEHAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19   WAPRES MINTA MENTERI BUMN CARI MODEL BISNIS YANG BISA MENGEMBANGKAN BANK WAKAF MIKRO   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: INDUSTRI MANUFAKTUR RI MASIH DALAM KESIAPAN AWAL MENUJU PENERAPAN INDUSTRI 4.0   MENAKER IDA FAUZIYAH: PANDEMI COVID-19 CIPTAKAN TATANAN DUNIA KERJA BARU   PHRI: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DAPAT PULIHKAN PARIWISATA DAERAH   WAKIL KETUA KOMISI IX: PENGURANGAN LIBUR AKHIR TAHUN UNTUK CEGAH KERUMUNAN   SERIKAT PETANI INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   PEMKAB BANYUMAS BENTUK TIM "TASK FORCE" UNTUK BUBARKAN KERUMUNAN YANG BERPOTENSI JADI KLASTER COVID-19   SEKOLAH TATAP MUKA SAAT PANDEMI, KADISDIK KALBAR SUGENG HARIADI: ORANGTUA BERHAK TAK IZINKAN ANAKNYA MASUK SEKOLAH   KEPALA DISDIKPORA KARAWANG ASEP JUNAEDI SEBUT SEKOLAH DI KARAWANG SIAP BERLAKUKAN BELAJAR TATAP MUKA   BPOM BANTU TINGKATKAN KAPASITAS REGULATOR PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN PALESTINA