Kompas TV nasional kompas siang

Anggota TNI Penabrak Polisi Diperiksa Pomdam Jaya

Sabtu, 19 September 2020 | 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota TNI Ad berinisial BP, dipastikan menjadi penyebab utama tewasnya Briptu Andry Budi Wibowo yang ditemukan warga, di Jalan Sapi Perah, Pondok Ranggon Jakarta Timur, Kamis lalu.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang polisi di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis lalu, melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.

Wakil Kepala Penerangan Kodam Jaya, Letkol Infanteri Audy Kumontoy menyatakan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang polisi di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis lalu, melibatkan anggota TNI sebagai pelaku. 

Setelah menabrak Briptu Andri Budi Wibowo, anggota TNI Serka BP melarikan diri.

Wakapendam dalam pernyataan tertulis Jumat kemarin menyebut, Serka BP diduga melakukan tindakan tabrak lari, yang mengakibatkan meninggalnya Briptu Andri budi Wibowo di Jalan Raya Pondok Ranggon Kecamatan Cipayung. 

Saat ini, Serka BP yang diduga sebagai pelaku tabrak lari masih diperiksa di Pomdam Jaya.

Sebelumnya, seorang anggota divisi Propam Mabes Polri, Brigadir Anumerta Andi Budi Wibowo, ditemukan tewas, di pinggir jalan. Sempat beredar informasi, anggota tersebut tewas karena dibunuh. 

Polisi pun menggelar olah TKP, untuk mencari fakta penyebab tewasnya korban, karena ada informasi korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

Namun, fakta menyebutkan, korban tewas akibat ditabrak mobil yang dikendarai oleh Serka BP, yang baru saja pulang seusai berdinas.
 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:30
MENTERI PPPA DORONG PEREMPUAN TERLIBAT DAN KAWAL PROSES PILKADA SERENTAK 2020   PEMPROV BANTEN PERPANJANG PSBB DI TANGERANG SELATAN SELAMA SATU BULAN   KEMENDESA PDTT TARGETKAN PENDIRIAN 5.300 LEMBAGA KEUANGAN DESA HINGGA 2022   MENKES: TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MELAMPAUI PERSENTASE KESEMBUHAN SECARA GLOBAL   SATGAS PEN: BANTUAN SUBSIDI UPAH PEKERJA YANG BERPENGHASILAN DI BAWAH RP 5 JUTA GELOMBANG DUA CAIR NOVEMBER-DESEMBER   CEGAH BANJIR, KAMPUNG SEPATAN, JAKARTA UTARA, BUAT KOLAM RETENSI SEPANJANG 400 METER DAN KEDALAMAN 6 METER   POLISI PERIKSA PENGEMBANG MELATI RESIDENCE TERKAIT KASUS TURAP LONGSOR DI CIGANJUR   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM PENGADILAN TIPIKOR JAKARTA TOLAK EKSEPSI JAKSA PINANGKI   KETUA SATGAS PEN SEBUT SERAPAN ANGGARAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL BELUM CAPAI 50 PERSEN   PT BIO FARMA BANTAH HARGA VAKSIN COVID-19 SINOVAC UNTUK INDONESIA LEBIH MAHAL DARI BRASIL   KETUA TGPF BENNY MAMOTO UNGKAP HINGGA KINI BELUM ADA SAKSI MATA DALAM KASUS PENEMBAKAN PENDETA YEREMIA   BAWASLU KALIMANTAN BARAT TEMUKAN 12 PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DI PILKADA 2020   KETUA DPR PUAN MAHARANI: PILKADA PENTING DIGELAR DEMI PASTIKAN PENANGANAN COVID-19 DI DAERAH TERLAKSANA DENGAN BAIK   MENPAREKRAF WISHNUTAMA KUSUBANDIO: PROTOKOL KESEHATAN KUNCI BANGKITNYA PARIWISATA