Kompas TV nasional berita kompas tv

Penipuan Jual Barang di Instagram, Polisi: Putra Jokowi Jadi Salah Satu Korban

Sabtu, 19 September 2020 | 10:50 WIB

KOMPAS.TV - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar komplotan penipuan penjualan barang di dunia maya atau online.

Sebanyak empat orang pelaku yang ditangkap ternyata baru berusia 15 hingga 16 tahun.

Salah satu korban penipuan komplotan ini adalah Kaesang Pangarep, putra Presiden Jokowi.

Baca Juga: Jokowi: Kita Masih Punya Kesempatan di Bulan September Ini...

Polisi menyatakan keempat remaja tersebut ditangkap di Aceh dan Medan.

Para pelaku merupakan pelajar yang masih bersekolah di bangku Sekolah Menengah Pertama atau SMP

Modusnya, para pelaku menjual berbagai barang bermerek dan barang langka di akun media sosial Instagram.

Usai dibayar, pelaku tidak pernah mengirim barang tersebut dan total kerugian dalam kasus ini diperkirakan lebih dari Rp 100 juta.

Jumlah korban mencapai puluhan orang dan salah satunya adalah putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Polisi mengingatkan agar para orangtua mengawasi perilaku anak saat berselancar di dunia maya.

Baca Juga: Hindari Resesi, Presiden Jokowi Minta Pemda Belanja

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Buruh Tolak Kenaikan UMK 0%

Rabu, 21 Oktober 2020 | 23:26 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:36
KETUA MPR MINTA PEMDA DAN MASYARAKAT TETAP MENJAGA KUALITAS PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT   MENTAN IMBAU DISTRIBUTOR AWASI DAN PERMUDAH AKSES PETANI MENDAPATKAN PUPUK BERSUBSIDI   POLRES JAKARTA SELATAN AKAN BENTUK SATGAS KHUSUS TANGANI KASUS BEGAL SEPEDA   PEMPROV SULAWESI SELATAN BONGKAR STADION MATTOANGING UNTUK DIBANGUN ULANG AGAR MEMENUHI STANDAR FIFA   DIREKTUR UTAMA BIO FARMA SEBUT BELUM ADA INDIKASI YANG MENGHAMBAT UJI KLINIS VAKSIN   MENKEU: PEMERINTAH FOKUS 400 DESA DI DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR, DAN TERDEPAN TERHUBUNG JARINGAN INTERNET PADA 2021   PMI FOKUS ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN BENCANA ALAM   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SIAPKAN NOTIFIKASI PENGATURAN IMPOR KE WTO   TAMBANG BATU BARA ILEGAL DI SUMATERA SELATAN AMBLES, BPBD: 11 ORANG MENINGGAL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI: PENUMPANG KERETA DAN PESAWAT TETAP HARUS LAMPIRKAN HASIL TES COVID-19   PRESIDEN BELUM TANDA TANGANI UU CIPTA KERJA, KEPALA KSP MOELDOKO: TINGGAL MENUNGGU WAKTU   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO LARANG MASYARAKAT KE TEMPAT WISATA YANG TAK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   KEPALA BNPT BOY RAFLI AMAR: AJARAN RADIKALISME INTOLERANSI MASIF DISEBARKAN LEWAT MEDIA SOSIAL   KETUA KOMNAS HAM: 12 KASUS YANG DISERAHKAN KE PEMERINTAH MERUPAKAN PELANGGARAN HAM YANG TERJADI DI MASA LALU