Kompas TV nasional sapa indonesia

Polisi: Ada Unsur Pidana dalam Kebakaran Gedung Kejagung

Kamis, 17 September 2020 | 22:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus kebakaran Gedung Kejagung, pada 22 Agustus 2020 lalu, terus diusut polisi.

Polisi telah memeriksa 131 saksi, serta meminta keterangan dari ahli pidana, maupun ahli kebakaran.

Hari ini, Bareskrim Polri meningkatkan status kasus kebakaran Kejagung, ke tahap penyidikan.

Dalam penyelidikan utama bahwa polisi menemukan sumber api bukan berasal dari hubungan pendek listrik, melainkan dari nyala api terbuka.

Kabareskrim menyebut open flame atau sumber api bermula di lantai 6 atau lantai biro kepegawaian Kejaksaan Agung.

Kejagung mengapresiasi langkah polisi, dalam upaya mengungkap dugaan pidana.

Sementara jaksa agung muda tindak pidana umum, Fadil Zumhana tetap berkomitmen untuk mengungkap kasus terbakarnya Gedung Kejagung.

Gedung kejagung terbakar, pada 22 agustus 2020 lalu.

Api meludeskan seluruh bangunan di gedung utama, mulai lantai satu hingga enam.

Hasil olah TKP kepolisian menunjukkan, kobaran api pertama kali muncul dari lantai enam, yang merupakan bagian biro kepegawaian.

Api kemudian merembet ke lantai lima yang merupakan ruang jaksa agung muda pembinaan.

Lantai tiga hingga empat, yaitu ruang Jaksa Agung Muda Intelijen.

Ruang kerja Jaksa Agung, dan Wakil Jaksa Agung di lantai dua.

Api juga menghanguskan aula di lantai satu.

Kasus kebakaran ini mendapat sorotan, karena terjadi pada saat kejaksaan menangani sejumlah kasus korupsi besar.

Termasuk yang diduga melibatkan Jaksa Pinangki, dimana bekas ruang kerjanya, di lantai tiga, juga turut ludes terbakar.

Namun, Kejagung menyebut, berkas-berkas perkara kasus korupsi tidak ikut hangus terbakar.
 

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:15
PEMKOT MALANG AKAN REVITALISASI TIGA PASAR RAKYAT PADA 2021   KEMENKO PMK HARAP PEMBINAAN, PENGEMBANGAN, SERTA PERLINDUNGAN UMKM YANG DIBIDANGI PEREMPUAN LEBIH DITEKANKAN   PENGAMANAN NATAL DAN TAHUN BARU 2021, KORLANTAS POLRI SIAPKAN REKAYASA LALU LINTAS   PMI: TAK ADA PENULARAN COVID-19 LEWAT DARAH, MASYARAKAT TETAP BISA DONOR DARAH   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DORONG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI NASIONAL   MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   BPOM: VAKSIN COVID-19 SINOVAC SUDAH MEMENUHI SYARAT UNTUK DAPAT LABEL HALAL DARI MUI   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SEKOLAH TATAP MUKA HARUS SEIZIN PERWAKILAN ORANGTUA   BUPATI BANYUMAS: PENYEBARAN COVID-19 DI BANYUMAS AKIBAT TRANSMISI LOKAL YANG TAK TERKENDALI   BAWASLU PAPUA BARAT HARAP TIDAK ADA PEMUNGUTAN SUARA ULANG PADA PILKADA PAPUA BARAT   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MUI DAN TOKOH AGAMA BANGUN KESADARAN PENTINGNYA VAKSIN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI SEBUT MULAI 2021 PEMERINTAH AKAN BANGUN 7 LOKASI PEMBIBITAN TANAMAN   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO HARAP VAKSIN MERAH PUTIH DIDISTRIBUSIKAN DI TRIWULAN 4 2021   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO SEBUT BUTUH 360 JUTA DOSIS VAKSIN UNTUK CAPAI "HERD IMMUNITY" COVID-19