Kompas TV regional viral

Aksi Polisi di Pematangsiantar Hentikan Angkot Sehingga Hampir Tertabrak

Kamis, 17 September 2020 | 18:33 WIB

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.TV - Sebuah video viral saat seorang personel polantas Polres Pematangsiantar, nekat menghentikan angkot.

Aksi nekat yang sangat beresiko ini terjadi di salah satu jalan protokol di Kota Pematangsiantar.

Dari informasi yang di dapat, saat kejadian, petugas kepolisian hendak mengurai kemacetan.

Namun sang supir angkot yang tidak mau diatur petugas.

Petugas yang berusaha menghentikan angkot tersebut, malah hendak ditabrak oleh sang supir.

Kasus ini kini ditangani oleh pihak berwajib. (*)

Editor : KompasTV Medan



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:27
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 33.431.133 POSITIF, 23.199.564 SEMBUH, 1.003.168 MENINGGAL DUNIA   PBB AJAK SEMUA PIHAK UNTUK BAHU-MEMBAHU HADAPI PANDEMI KORONA SETELAH ANGKA KEMATIAN COVID-19 LEBIH DARI 1 JUTA ORANG   KEJATI NTT PERIKSA BUPATI MANGGARAI BARAT AGUSTINUS DULA ATAS KASUS TANAH DI LABUAN BAJO   PEMPROV DIY PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT KORONA HINGGA 31 OKTOBER 2020   JADI TERSANGKA, WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL WAJIB LAPOR KE POLDA JATENG   WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL, WASMAD EDI SUSILO, JADI TERSANGKA ATAS KASUS KONSER DANGDUT DI TENGAH PANDEMI   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI BOYOLALI: 816 POSITIF, 654 SEMBUH, 31 MENINGGAL DUNIA   DINKES BOYOLALI, JATENG: ADA PENAMBAHAN 6 KLASTER BARU PENULARAN KORONA DI BOYOLALI   PEMKOT BOGOR MEMPERPANJANG MASA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA MIKRO DAN KOMUNITAS (PSBMK) HINGGA DUA PEKAN KE DEPAN   SEBANYAK 6 PEDAGANG PASAR CIPLAK SETIABUDI, JAKARTA SELATAN, POSITIF KORONA, 2 DI ANTARANYA MENINGGAL DUNIA   MENAKER IDA FAUZIYAH: 87,35% DARI TOTAL 11,6 JUTA PEKERJA TELAH TERIMA SUBSIDI GAJI RP 600.000   PRESIDEN JOKOWI MINTA PEDAGANG KECIL BERTAHAN SAMPAI VAKSIN KORONA TERSEDIA   SATGAS COVID-19 KECEWA MASIH ADA KAMPANYE PILKADA YANG TIMBULKAN KERUMUNAN   KPPU AKAN AJUKAN KASASI ATAS PUTUSAN PN JAKSEL YANG BATALKAN GRAB DARI SANKSI DENDA RP 30 MILIAR