Kompas TV nasional berita kompas tv

Pasca Kasus Penusukan, TNI Polri Jaga Ketat Lokasi Kajian Syekh Ali Jaber

Kamis, 17 September 2020 | 18:30 WIB

KOMPAS.TV - Polda Lampung menggelar rekonstruksi kasus penusukan Ulama Syekh Ali Jaber, yang melibatkan tersangka AA.

Rekonstruksi kasus penusukan Syekh Ali Jaber mendapatkan pengawalan ketat polisi.

Rekonstruksi dilakukan polisi di dua lokasi yakni di Masjid Falahudin tempat lokasi penusukan dan rumah tersangka AA.

Peristiwa penusukan terhadap Syekh Ali Jaber dilaukan pada hari Minggu lalu.

Akibat penusukan ini Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bahu kanan.

Dalam rekonstruksi yang dilaukan hari ini, ada 17 adegan yang diperagakan tersangka.

Polisi menyebut pelaku penusukan telah memenuhi unsur perencanaan untuk melakukan tindak kejahatan.

Tim gabungan TNI Polri, mengamankaan lokasi kajian keagamaan di Kota Malang, Jawa Timur yang akan dihadiri Ulama Syeh Ali Jaber.

Pengamanan untuk menghindari kejadian yang dialami sang Ulama saat di Lampung, pekan lalu.

Pengamanan oleh TNI Polri bahkan dilakukan sejak tempat Syekh Ali Jaber menginap.

Hingga saat ini Syekh Ali Jaber sendiri sudah berada di Kota Malang.

Polisi pun melakukan pengawalan maksimal, mulai dari tempat menginap hingga lokasi kajian.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:51
KASAD DUKUNG PENUH PROGRAM KETAHANAN PANGAN MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO   SEBANYAK 5 WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT SEBUAH SERANGAN ROKET DI DEKAT BANDARA BAGHDAD, IRAK   AZERBAIJAN DAN ARMENIA SALING TUDING MENGERAHKAN ARTILERI BERAT DALAM PERTEMPURAN DI WILAYAH NAGORNY KARABAKH   PBB SEBUT ISRAEL TELAH HANCURKAN LEBIH DARI 500 BANGUNAN PALESTINA DI TEPI BARAT DAN JALUR GAZA PADA TAHUN INI    SEBANYAK 125 PRAJURIT TNI AD JALANI LATIHAN BERSAMA DI AS UNTUK TINGKATKAN HUBUNGAN MILITER DENGAN US ARMY   BADAN NASIONAL PENGELOLAAN PERBATASAN: ADA 29 TITIK LINTAS BATAS TAK RESMI RI-MALAYSIA DI KALIMANTAN BARAT   WALI KOTA TEGAL TERBITKAN SURAT EDARAN UNTUK MENUTUP SEMENTARA TEMPAT WISATA HINGGA KARAOKE SELAMA OKTOBER 2020   WHO BERENCANA LUNCURKAN 120 JUTA TES CEPAT KORONA KE NEGARA MISKIN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: JIKA HARGA TES USAP TURUN, MASYARAKAT BISA TERDORONG MELAKUKAN TES MANDIRI   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH TURUNKAN HARGA TES USAP SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN PENYEBARAN COVID-19    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.540 ORANG: 1.113 SEMBUH, 122 MENINGGAL DUNIA, 305 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 497 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 3.276.402 SPESIMEN HINGGA 29 SEPTEMBER 2020   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 132.496 ORANG