Kompas TV regional berita daerah

Pelanggar Nekat Kabur Hindari Razia Masker Dengan Manuver Berbahaya

Kamis, 17 September 2020 | 16:53 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Kabur dan membahayakan diri pengguna jalan lain, itulah yang dilakukan sejumlah pelanggar protokol kesehatan saat razia masker digelar di Jl. Anang Adenansi, selasa sore (17/9/2020).


Tampak dua orang pria berboncengan tidak menggunakan masker langsung melakukan manuver berkelok saat akan dihentikan petugas.

Sempat diteriaki petugas namun pengendara tersebut tetap enggan memperlambat laju kendaraannya dan berlalu meninggalkan petugas dengan kecepatan tinggi.

Tindakan seperti itu jelas membahayakan diri  sendiri juga pengguna jalan lain.

Beruntung tidak sampai terjadi insiden dari aksi nekat pengendara tersebut.

Baca Juga: Wanita Mabuk Lem Kepergok Petugas Saat Sedang Razia Masker

Razia ini merupakan operasi yustisi perwali nomor 68 tahun 2020 tentang penegakan hukum protokol kesehatan di Banjarmasin yang perpanjangan setelah berlangsung selama 14 hari.

Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi mengimbau warga tidak panik dan kabur saat razia demi keselamatan bersama.

“jadi mereka hanya pelanggar ya, kami coba hentikan jadi apabila tidak bisa, bukan dibiarkan tapi takutnya jatuh akan lebih fatal,” ucap Kompol Irwan Kurniadi.

“Ya seharusnya tidak ada lagi seperti itu,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Banjarmasin Perpanjang Masa Razia Masker Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Sepanjang hari ke-15, giat yang dilakukan Tim Penegakan Perwali dari Polsek Banjarmasin Tengah, Koramil 1007-03/ Banjarmasin Barat Tengah, BPBD dan Satpol PP Kota Banjarmasin ini menjaring sebanyak 26 pelanggar yang tidak mengggunakan masker.

Sementara sanksi yang diterapkan mengedapnkan sanksi sosial menyapu jalan meski sanksi denda juga berlaku sebagai pilihan jika warga enggan disanksi sosial.

 

Editor : KompasTV Banjarmasin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:59
KASAD DUKUNG PENUH PROGRAM KETAHANAN PANGAN MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO   SEBANYAK 5 WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT SEBUAH SERANGAN ROKET DI DEKAT BANDARA BAGHDAD, IRAK   AZERBAIJAN DAN ARMENIA SALING TUDING MENGERAHKAN ARTILERI BERAT DALAM PERTEMPURAN DI WILAYAH NAGORNY KARABAKH   PBB SEBUT ISRAEL TELAH HANCURKAN LEBIH DARI 500 BANGUNAN PALESTINA DI TEPI BARAT DAN JALUR GAZA PADA TAHUN INI    SEBANYAK 125 PRAJURIT TNI AD JALANI LATIHAN BERSAMA DI AS UNTUK TINGKATKAN HUBUNGAN MILITER DENGAN US ARMY   BADAN NASIONAL PENGELOLAAN PERBATASAN: ADA 29 TITIK LINTAS BATAS TAK RESMI RI-MALAYSIA DI KALIMANTAN BARAT   WALI KOTA TEGAL TERBITKAN SURAT EDARAN UNTUK MENUTUP SEMENTARA TEMPAT WISATA HINGGA KARAOKE SELAMA OKTOBER 2020   WHO BERENCANA LUNCURKAN 120 JUTA TES CEPAT KORONA KE NEGARA MISKIN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: JIKA HARGA TES USAP TURUN, MASYARAKAT BISA TERDORONG MELAKUKAN TES MANDIRI   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH TURUNKAN HARGA TES USAP SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN PENYEBARAN COVID-19    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.540 ORANG: 1.113 SEMBUH, 122 MENINGGAL DUNIA, 305 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 497 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 3.276.402 SPESIMEN HINGGA 29 SEPTEMBER 2020   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 132.496 ORANG