Kompas TV regional berita daerah

Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Divonis 4 Tahun

Kamis, 17 September 2020 | 15:29 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.TV - Sidang vonis kasus Keraton Agung Sejagat digelar secara daring di tempat berbeda. Hakim memutuskan Totok Santosa dan Fani Aminadia yang mengklaim dirinya sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat dinyatakan bersalah. Totok divonis hukuman 4 tahun dan Fani 18 bulan penjara.

Vonis tersebut disampaikan Majelis Hakim yang diketuai Sutarno dan dua Hakim anggota yaitu Anshori Hironi serta Syamsumar Hidayat. Majelis Hakim menyebut kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti menyebarkan berita bohong dan turut serta dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat sebagaimana terdapat dalam dakwaan JPU. 

Saat awal sidang, kedua terdakwa terlihat tegar namun usai mendengar putusan Majelis Hakim, sang ratu Keraton Agung Sejagat, Fani terlihat berusaha menenangkan suaminya dengan cara menggenggam tangan sang raja, Totok.

Keduanya sesekali terlihat bergandengan tangan, selain itu Fani juga terlihat menangis dan sesekali mengusap air matanya.

#KeratonAgungSejagat #MajelisHakim #RajaRatu 


 

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:41
KASAD DUKUNG PENUH PROGRAM KETAHANAN PANGAN MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO   SEBANYAK 5 WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT SEBUAH SERANGAN ROKET DI DEKAT BANDARA BAGHDAD, IRAK   AZERBAIJAN DAN ARMENIA SALING TUDING MENGERAHKAN ARTILERI BERAT DALAM PERTEMPURAN DI WILAYAH NAGORNY KARABAKH   PBB SEBUT ISRAEL TELAH HANCURKAN LEBIH DARI 500 BANGUNAN PALESTINA DI TEPI BARAT DAN JALUR GAZA PADA TAHUN INI    SEBANYAK 125 PRAJURIT TNI AD JALANI LATIHAN BERSAMA DI AS UNTUK TINGKATKAN HUBUNGAN MILITER DENGAN US ARMY   BADAN NASIONAL PENGELOLAAN PERBATASAN: ADA 29 TITIK LINTAS BATAS TAK RESMI RI-MALAYSIA DI KALIMANTAN BARAT   WALI KOTA TEGAL TERBITKAN SURAT EDARAN UNTUK MENUTUP SEMENTARA TEMPAT WISATA HINGGA KARAOKE SELAMA OKTOBER 2020   WHO BERENCANA LUNCURKAN 120 JUTA TES CEPAT KORONA KE NEGARA MISKIN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: JIKA HARGA TES USAP TURUN, MASYARAKAT BISA TERDORONG MELAKUKAN TES MANDIRI   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH TURUNKAN HARGA TES USAP SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN PENYEBARAN COVID-19    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.540 ORANG: 1.113 SEMBUH, 122 MENINGGAL DUNIA, 305 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 497 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 3.276.402 SPESIMEN HINGGA 29 SEPTEMBER 2020   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 132.496 ORANG