Kompas TV regional berita daerah

Yuk Intip Aktivitas Napi di Rumah Tahanan Kolaka

Rabu, 16 September 2020 | 00:34 WIB

KOLAKA, KOMPAS.TV-

Menghabiskan waktu hari demi hari di dalam rumah tahanan (rutan) dengan berbagai keterbatasan sangat mungkin terasa sangat membosankan. Mungkin lain pula yang dirasakan para narapidana rutan kelas II B Kolaka.
Sembari menunggu waktu bebas dari bui, sejumlah narapidana rutan Kolaka diajarkan keterampilan mulai dari membuat miniatur kapal, masjid, merakit mesin motor, hingga belajar membaca dan menulis.

Ya, para narapidana (napi) di Rumah Tahanan Kelas II B Kolaka, Sulawesi Tenggara, para napi diajarkan keterampilan kemandirian. Dalam pelatihan ini mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk belajar keterampilan yang bisa menjadi modal ketika bebas dari rumah tahanan.
Untuk bidang keterampilan mereka diberikan bimbingan seperti membuat kerajinan tangan berupa miniatur kapal Pinisi khas Kabupaten Nulukumba, Sulawesi Selatan, yang dibuat dari stik es krim.
Ada pula bimbingan keterampilan perbengkelan, dengan belajar merakit dan memperbaiki mesin motor.

Di bidang pertanian dan perkebunan, kelompok napi diberikan pemahaman dalam bercocok tanam. Tentunya agar setelah bebas nanti para napi bisa berkebun dengan baik dan benar.
Satu kelompok yang unik adalah kelompok napi yang belajar baca tulis. Pasalnya, kelompok ini didominasi oleh napi yang sudah berusia tua, namun belum tahu tentang baca tulis. Satu per satu dari mereka harus mengenal huruf abjad dari A hingga Z,  serta belajar menulis di papan tulis.

Narapidana di Rutan kelas IIB Kolaka memang sengaja dibangun kepribadiannya untuk memacu keterampilan dan keahlian masing-masing narapidana. Harapannya saat bebas dari tahanan  para napi ini sudah memiliki keterampilan untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber penghasilan yang lebih baik, dan bahkan mungkin malah dapat membuka lapangan pekerjaan nantinya ketika bebas dari rutan.

Editor : Herwanto



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:57
ASOSIASI SEPAK BOLA EROPA (UEFA) DAN LIGA INGGRIS MENGALAMI PENURUNAN PENDAPATAN AKIBAT PANDEMI KORONA   KEMENTAN: SAGU PUNYA POTENSI UNTUK DITANAM HINGGA 5,5 JUTA HEKTAR GUNA PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL   LELANG 7 SURAT UTANG NEGARA, PEMERINTAH KANTONGI RP 32,7 TRILIUN   MENPERIN: PENINGKATAN PENGOLAHAN SAGU NASIONAL MERUPAKAN SALAH SATU PROGRAM PRIORITAS PEMERINTAH   DUA BIOSKOP DI KOTA SEMARANG GELAR SIMULASI JELANG PEMBUKAAN KEMBALI OPERASIONAL PEKAN DEPAN   SATGAS COVID-19 IMBAU MASYARAKAT TAK GEGABAH JIKA INGIN BERLIBUR KE LUAR RUMAH SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020    SATGAS COVID-19 TEGASKAN KASUS KORONA DAN PENULARANNYA DI INDONESIA MASIH TINGGI   HARI INI, PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO, JAWA BARAT, KEMBALI DIBUKA DENGAN KUOTA 300 PENDAKI PER HARI   SELIDIKI AMBRUKNYA ATAP LANTAI DUA GEDUNG IGD RSUD CIAMIS, POLISI AMBIL SAMPE DARI TKP UNTUK DIPERIKSA LEBIH LANJUT   DISHUB KOTA TANGERANG AKAN MENAMBAH 5,6 KILOMETER JALUR SEPEDA PADA 2021   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: 94.000 UMKM DI KOTA TANGERANG TELAH TERDATA DALAM BANTUAN STIMULUS PEMERINTAH   MENKOP DAN UKM SEBUT PEMESANAN 27 JUTA MASKER BUATAN UMKM AKAN DIBAGIKAN KE 34 PROVINSI DI SELURUH INDONESIA   DORONG PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL, MENKOP DAN UKM PESAN 27 JUTA MASKER 3 LAPIS BUATAN UMKM SENILAI RP 150 MILIAR   KEMLU: INDONESIA HARAPKAN JEPANG DAPAT TANDATANGAN REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP (RCEP) TAHUN INI