Kompas TV nasional sapa indonesia

Orang Tua Tega Bunuh Anak Karena Susah Belajar Daring, Polisi: Pelaku Sempat Lapor Kehilangan Anak

Selasa, 15 September 2020 | 21:50 WIB

KOMPAS.TV - Seorang ibu tega menganiaya anak perempuannya hingga tegas, gara-gara si anak tak mengerti saat belajar melalui daring.

Polres Lebak, Banten, mengungkap motif pembunuhan anak perempuan berusia 8 tahun oleh orang tua kandungnya, warga Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma mengatakan, ibu korban melakukan penganiayaan karena putrinya sulit memahami pelajaran, saat belajar daring.  

Pelaku IS, yang juga ibu korban, mengaku menganiaya korban pada 26 Agustus lalu, hingga tewas.

Untuk meninggalkan jejak, IS mengajak suminya LH,  untuk membawa jenazah korban ke Cijaku, Lebak, dengan menggunakan sepeda motor.

Sementara LH mengaku meminjam cangkul dari warga setempat,  untuk mengubur anaknya.

Keduanya bergantian menggali kubur.

LH menambahkan, sempat membuat laporan kehilangan anak untuk mengelabui polisi.

Peristiwa ini terbongkar setelah warga setempat menemukan gundukan tanah yang masih basah, namun tidak ada satupun warga yang tahu kuburan siapa itu.

Saat digali, ditemukan jenazah anak berpakaian lengkap.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:38
MANCHESTER CITY RESMI PERKENALKAN RUBEN DIAS YANG DIREKRUT DARI KLUB PORTUGAL   14 ANGGOTA TIM DAN STAF GENOA POSITIF COVID-19, GELARAN LIGA ITALIA TERANCAM DITUNDA SELAMA DUA PEKAN   POSITIF COVID-19, BINTANG LIVERPOOL THIAGO ALCANTARA ABSEN MEMPERKUAT TIMNYA DALAM BEBERAPA LAGA KE DEPAN   TOTTENHAM HOTSPUR MELANGKAH KE PEREMPAT FINAL LIGA INGGRIS SETELAH MENANG ADU PENALTI 5-4 LAWAN CHELSEA   PEMPROV DIY PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT KORONA HINGGA 31 OKTOBER 2020   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO: TRANSAKSI DIGITAL NAIK 37,8 PERSEN SELAMA PANDEMI   DPR SAHKAN UU APBN 2021, PERTUMBUHAN EKONOMI DITARGETKAN 5 PERSEN   MULAI 1 JANUARI 2021, TARIF METERAI NAIK MENJADI RP 10.000   GRAHA WISATA RAGUNAN, JAKARTA, SIAP TAMPUNG PASIEN ISOLASI MANDIRI KORONA   PERHIMPUNAN HOTEL DAN RESTORAN INDONESIA (PHRI): 20.000 PEGAWAI RESTORAN YANG BEKERJA DI MAL DIRUMAHKAN   IDI: 127 TENAGA KESEHATAN MENINGGAL AKIBAT TERINFEKSI KORONA   KPK TAHAN DUA TERSANGKA KASUS KORUPSI PROYEK JEMBATAN DI KAMPAR, RIAU   MENKO PMK: TINGKAT KEMATIAN PASIEN COVID-19 DI PEKALONGAN HAMPIR 25 PERSEN, FASILITAS KESEHATAN HARUS DITAMBAH   KUNJUNGI RSUD BENDAN DI PEKALONGAN, MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY MINTA PENANGANAN PASIEN COVID-19 DITINGKATKAN