Kompas TV kolom catatan jurnalis

Siasat Melepas Pandemi Covid-19

Senin, 14 September 2020 | 19:00 WIB
siasat-melepas-pandemi-covid-19
Ilustrasi sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Oleh: Aiman Witjaksono (Produser Eksekutif KompasTV/Host Sapa Indonesia Malam dan AIMAN)

IHSG turun saat Gubernur DKI Jakarta mengumumkan menginjak rem darurat, kembali ke PSBB pada Kamis (10/9/2020), meski sehari setelahnya naik kembali melewati angka Psikologis.

Kembali ke PSBB bukan bicara soal kesehatan versus ekonomi. Namun, ini bicara keselamatan yang berdampak pada keduanya, kesehatan dan ekonomi. Pertanyaannya, tepatkah?

Sebelum membahas ini, saya ingin mengungkapkan sedikit soal gambaran yang saya peroleh dari Akonomi Indonesia.

Baca Juga: Mengukur Efektivitas PSBB Jakarta Jilid 2 dari Aspek Pemerintah, Ekonomi dan Kesehatan

Indonesia Kini Mundur 11 Tahun, Benarkah?

Saya mencoba mencari tahu soal ini. Data ini memang tidak untuk semua sektor kehidupan penduduk. Memang ada parameter, dua hal yang menjadi titik krusial indikator ekonomi, jumlah penduduk miskin dan pengangguran terbuka. Saya jabarkan!

Editor : Desy Hartini

1
2
3
4
5
6



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:46
KASAD DUKUNG PENUH PROGRAM KETAHANAN PANGAN MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO   SEBANYAK 5 WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT SEBUAH SERANGAN ROKET DI DEKAT BANDARA BAGHDAD, IRAK   AZERBAIJAN DAN ARMENIA SALING TUDING MENGERAHKAN ARTILERI BERAT DALAM PERTEMPURAN DI WILAYAH NAGORNY KARABAKH   PBB SEBUT ISRAEL TELAH HANCURKAN LEBIH DARI 500 BANGUNAN PALESTINA DI TEPI BARAT DAN JALUR GAZA PADA TAHUN INI    SEBANYAK 125 PRAJURIT TNI AD JALANI LATIHAN BERSAMA DI AS UNTUK TINGKATKAN HUBUNGAN MILITER DENGAN US ARMY   BADAN NASIONAL PENGELOLAAN PERBATASAN: ADA 29 TITIK LINTAS BATAS TAK RESMI RI-MALAYSIA DI KALIMANTAN BARAT   WALI KOTA TEGAL TERBITKAN SURAT EDARAN UNTUK MENUTUP SEMENTARA TEMPAT WISATA HINGGA KARAOKE SELAMA OKTOBER 2020   WHO BERENCANA LUNCURKAN 120 JUTA TES CEPAT KORONA KE NEGARA MISKIN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: JIKA HARGA TES USAP TURUN, MASYARAKAT BISA TERDORONG MELAKUKAN TES MANDIRI   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH TURUNKAN HARGA TES USAP SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN PENYEBARAN COVID-19    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.540 ORANG: 1.113 SEMBUH, 122 MENINGGAL DUNIA, 305 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 497 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 3.276.402 SPESIMEN HINGGA 29 SEPTEMBER 2020   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 132.496 ORANG