Kompas TV nasional peristiwa

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Sekum PP Muhammadiyah: Umat Islam Agar Tetap Tenang dan Tidak Berspekulasi

Minggu, 13 September 2020 | 22:43 WIB
syekh-ali-jaber-ditusuk-sekum-pp-muhammadiyah-umat-islam-agar-tetap-tenang-dan-tidak-berspekulasi
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu`ti (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Muti mengungkapkan, pihaknya prihatin atas penyerangan terhadap ulama Syekh Ali Jaber yang tengah berceramah di Masjid Falahudin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020).

"Saya sangat prihatin dengan penyerangan yang dilakukan terhadap Syekh Ali Jaber. Itu perbuatan jahiliah," kata Abdul Mu`ti dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.TV, Minggu.

Baca Juga: Kronologi Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Hendak Tikam Leher dan Dada Namun Meleset

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini meminta pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian agar segera memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku. 

"Polisi juga harus mengungkap secara terbuka identitas dan motif pelaku penyerangan itu," tutur Abdul Mu`ti.

Mu`ti mengimbau, kepada seluruh masyarakat luas khususnya umat Islam agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyerangan tersebut.

Tak terkecuali, agar pula memberikan kesempatan kepada kepolisian dan aparatur penegak hukum untuk melaksanakan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis : Deni Muliya


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Cara Kita Bersyukur kepadaNya

Rabu, 27 Januari 2021 | 06:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:38
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS