Kompas TV regional berita daerah

22 Desa dan 6 Kecamatan di Kabupaten Lumajang Krisis Air Bersih

Kamis, 10 September 2020 | 18:30 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Warga Kabupaten Lumajang Jawa Timur mulai mengalami krisis air bersih sejak beberapa bulan terakhir seiring dengan masuknya musim kemarau. Meski sudah ada bantuan air bersih, namun warga mengaku bantuan tersebut belum mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Lumajang menyebutkan ada 22 Desa dan 6 kecamatan yang mengalami krisis air bersih, salah satunya Desa Jenggrong. Kecamatan Ranuyoso.

Baca Juga: Memasuki Musim Kemarau, Bupati Thoriq Tinjau Ranu Aeng

Warga di desa ini setiap hari harus mendatangi sungai, yang sudah mengering untuk mengambil air di kubangan. Air dimasukkan ke dalam jerigen untuk kemudian dibawa pulang.

Warga harus antri untuk mendapatkan air di kubangan, yang berada di bekas sungai mati tersebut. Karena air di kubangan sangat terbatas dan terisi air bersih setiap satu jam.

Baca Juga: Bupati Lumajang Sidak Pemenuhan Air Bersih di Pemukiman Warga

Salah satu warga Desa Jenggrong, Fatimah mengaku bahwa kekurangan air bersih terjadi 10 tahunan setiap musim kemarau. Kalau musim kemarau sekarang tidak begitu lama, karena kemarau tidak begitu panjang. Fatimah mengaku sehari mengambil air bersih di kubangan.

Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan Logistik Bpbd Lumajang, Wawan Hadi mengatakan bahwa petugas BPBD telah melakukan droping air bersih untuk membantu warga. Bantuan air bersih diberikan setiap hari secara bergiliran untuk masing-masing Desa, yang kesulitan air bersih.

 

#KrisisAirBersih #MusimKemarau #KabupatenLumajang

Editor : KompasTV Jember



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:32
MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DUKUNG PENEGAKAN HUKUM BAGI PEMBUANG LIMBAH RADIOAKTIF ILEGAL   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SAMPAIKAN NADA POSITIF DAN OPTIMISTIS KEPADA MASYARAKAT DALAM HADAPI COVID-19   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19 AIRLANGGA HARTARTO SEBUT DAERAH ZONA MERAH DIDAHULUKAN DALAM VAKSINASI COVID-19   BUPATI BOGOR MINTA PENGUNJUNG PASAR DAN MAL TETAP TERAPKAN MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK, DAN MENCUCI TANGAN   ANTISIPASI BANJIR, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN HARAP CAMAT DAN LURAH DI JAKARTA PUNYA ALAT UKUR HUJAN   BADAN NARKOTIKA NASIONAL TELUSURI DUGAAN KEBUN GANJA DI TASIKMALAYA   BNN ACEH MUSNAHKAN 3,5 HEKTAR LADANG GANJA DI KAKI GUNUNG SEULAWAH, ACEH BESAR   KEMENSOS: 10 JUTA PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERIMA BANTUAN BERAS 45 KG PER KELUARGA   WAKIL MENTERI BUMN BUDI GUNADI SARANKAN PELAKU INDUSTRI JAGA ARUS KAS KEUANGAN HINGGA 2022   MENDAG DORONG USAHA KECIL MENENGAH JAJAKI PASAR EKSPOR KE BRASIL DAN ARGENTINA   WAKIL KETUA DPRD DKI M TAUFIK MINTA PEMPROV SEDIAKAN KANTONG BELANJA RAMAH LINGKUNGAN   DUKUNG PERCEPATAN PENGEMBANGAN VAKSIN, KEMENRISTEK BERENCANA BANGUN PABRIK VAKSIN COVID-19 SKALA KECIL DI SERPONG   SATGAS COVID-19 MINTA MASYARAKAT CERMAT DALAM MEMILAH DAN MEYIKAPI INFORMASI SOAL VAKSIN COVID-19   PANDEMI KORONA, SATGAS COVID-19: PENUNDAAN KOMPETISI SEPAK BOLA NASIONAL LIGA 1 DEMI KESELAMATAN MASYARAKAT